Cek IMEI HP Anda Sebelum Jadi Rongsokan

IMEI

Bagan cara melacak IMEI ponsel di

Bak tsunami, aturan IMEI akan menyapu handphone black market mulai 17 Februari 2020.

NEWSURBAN.ID – Jika handphone anda blackmarket, berarti enam bulan akan jadi barang rongsokan. Pasalnya, 17 Februari 2020 pemerintah bakal menerapkan kebijakan Internasional Mobile Equipment Identity (IMEI) secara penuh. Aturan ini akan resmi diterbitkan pada 17 Agustus 2019.

Nah, setelah aturan ini berlaku, peredaran ponsel Black Market (BM) atau ilegal tidak bisa lagi beroperasi. Ponsel-ponsel BM memang tak memiliki daftar di database Kemenperin. Sehingga konsekuensinya ponsel BM akan diblokir oleh operator, sebagai pihak yang punya wewenang melakukan pemblokiran.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail, ada konsekuensi apabila sebuah ponsel sebagai produk BM atau tak terdaftar dalam sistem IMEI. Sehingga ponsel itu masuk kategori black list sebagai acuan operator untuk melakukan pemblokiran.

Ismail mengatakan, saat HP diblokir maka masih akan hidup tapi tidak bisa menggunakan sim card lokal. Selain itu, ada tahap pencegahan ponsel BM tidak bisa pakai WiFi. “Jadi HP Anda tidak apa artinya kecuali untuk kamera,” kata Ismail.

Ada dua periode yang harus dilalui sampai pada tahap pemberlakuan. Periode pertama, adalah inisiasi yang telah berlangsung Juli 2019. Kedua, periode persiapan pada Agustus 2019, yang mencakup penyiapan sistem SIBINA atau Sistem Informasi Basis Data IMEI Nasional. SIBINA merupakan sistem yang dimiliki Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Ketiga, periode operasional diusulkan pada 17 Februari 2020, yang mencakup eksekusi.

BERIKUT TANYA JAWAB ATURAN YANG DIKUTIP DARI LAMAN KEMENPERIN.GO.ID:

Apakah HP black market (BM) yang dibeli sebelum tanggal 17 Agustus 2019 akan langsung diblokir?
Tidak langsung diblokir, tetapi ketentuan atas masa pakainya akan ditentukan kemudian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagaimana jika membeli HP dari luar negeri setelah tanggal 17 Agustus 2019?

Apakah nantinya bisa dipakai di Indonesia?
Tetap bisa dipakai, selama importasinya mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yg berlaku.

Apa peran Kementerian Perindustrian dalam regulasi ini?
Kementerian Perindustrian mengumpulkan data IMEI yang diperoleh dari proses pendaftaran telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian RI No. 108/M-IND/PER/11/2012. (ardi/newsurban.id)

Leave a Reply