Tak Ingin Ketinggalan, Huawei Mulai Riset 6G

Provider teknologi berbasis nirkabel tak pernah tidur. Setelah sukses dengan teknologi jaringan 5G, kini mereka akan melangkah ke 6G.

NEWSURBAN.ID РPersaingan teknologi makin ketat. Provider Huawei Technlogies, kini mulai melakukan riset jaringan 6G. Penelitian  dipusatkan di Ottawa, Kanada.

Dalam kegiatan riset,  Huawei bekerja sama dengan lebih dari 13 universitas di Kanada dan sejumlah lembaga penelitian.

Di laman The Logic, Huawei mengabarkan berambisi meluncurkan 6G secara komersial sebelum 2030.

Sebelum Huawei ini, operator asal Korea Selatan, SK Telecom sudah melakukan riset. SK Telecom bekerja sama dengan Nokia dan Huawei untuk pengembangan 6G.

Bahkan SK Telecom sudah siap dengan serangkaian persyaratan membangun dan mengauntentikasi teknologi dari jaringan nirkabel 6G.

Tahapan penelitian dan pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Tahapan dimulai dari proses Ultra Reliable dan Low Lantency (URRLC), Distributed Multiple Input dan Multiple Output (MIMO) dan Artificial Intelligence (AI), pita 28GHz dan jaringan 5G Stand-Alone (SA) untuk diterapkan pada jaringan 6G mendatang.

Seperti diketahui, Ericsson, Nokia, dan Samsung Electronic sendiri merupakan pemasok utama peralatan telekomunikasi jaringan 5G untuk SK Telecom.

Dikutip dari laman CNet, selain Ericsson dan Nokia, Samsung menyatakan akan mengadakan penelitian jaringan 6G. Untuk mendukung upaya tersebut, perusahaan asal Korea Selatan ini telah memperluas tim riset telekomunikasi dan membentuk grup bernama Advanced Research Center yang berkantor di Seoul, Korea Selatan.

Sementara itu pengembangan 5G oleh Huawei sempat terganjal lantaran dituding sebagai alat spionase pemerintah China. Akibatnya, Presiden Donald Trump sempat memasukkan Huawei sebagai daftar hitam bisnis dengan perusahaan teknologi asal AS. (ardi/newsurban.id)

Leave a Reply