Dalami Sejarah, SMA Muhammadiyah Kaji Taman Leangleang

SMA Muhammadiyah 7 Makassar mengadakan kegiatan Study Pengenalan Objek Kajian sejarah di Taman Purbakala Leang-Leang Kabupaten maros pada hari sabtu, 24 Agustus 2019.

NEUWSURBAN.ID – Study Pengenalan Objek Kajian sejarah dihadiri kurang lebih 50 siswa. Terdiri atas siswa kelas X program IPA dan IPS.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan animo dan kepedulian siswa untuk mempelajari sejarah serta melestarikan benda-benda bersejarah sebagai aset kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya. Salah satunya yang berada di Taman Leangleang.

Muh. Sabri, guru pembimbing mata pelajar sejarah mengatakan, kegiatan semacam ini mesti senantiasa dibudayakan agar generasi muda tidak kehilangan identitas dan jati diri mereka.

Menurut dia dengan mengenal dan mengetahui asal usul serta peristiwa yang dialami pendahulu mereka akan memberikan edukasi dan inspirasi untuk mencapai kesuksesan dimasa depan.

Dia mengutip kalimat Bung Karno, “jangan sekali-kali melupakan sejarah”. Kalimat itu menurut dia bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai jasa pahlawannya. “Tentu siswa dapat mengenang perjuangan pahlawannya melalui sejarah Bangsanya,” katanya.

Melalui kegiatan pengenalan objek kajian sejarah ini lanjut dia, sangat penting maka sudah menjadi agenda rutin dari Siswa SMA Muhammadiyah 7 untuk memprogramkan kegiatan ini.

Mengenai tempat dan lokasi kegiatan ini tergantung dari materi pokok yang dibahas disetiap tingkatan kelas masing-masing.

Nurul Aeni ketua Kelas X IPA mengatakan, kegiatan ini sangat baik karena disamping memberi motivasi juga mengajak kita berfikir dan merekonstruksi kejadian atau peristiwa yang pernah dialami manusia pada masa lampau.

Sementara Imelinda Fujrianti ketua kelas X IPS berpendapat bahwa kegiatan semacam ini mesti terus dilaksanakan. “Untuk itu kami bertirima kasih kepada pihka sekolah terkhusus kepada pak sabri, S.Pd , sekiranya kami tidak mengikuti kegiatan ini mungkin kami hanya dapat mengetahui tentang nenek moyang manusia indonesia terkhusus yang pernah hidup di Sulawesi Selatan di buku atau internet saja,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut dia mengaku dapat melihat secara langsung bukti peninggalan mereka dan bagaimana tempat tinggal mereka. (ardi/newsurban.id)

Leave a Reply