Jalan di Patalassang Rusak, Warga Ditandu ke Puskesmas, Banyak Ibu Hamil Melahirkan di Perjalanan

Akses jalan perkampungan yang rusak menuju ke Puskesmas, dirasakam para ibu-ibu hamil di Dusun Pattallassang, Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Banyak ibu hamil yang melahirkan dalam perjalanan menuju puskesmas terdekat.

NEWSURBAN.ID – Kondisi jalan yang rusak sepanjang 15 kilometer menyulitkan akses transportasi masyarakat. Banyak warga sakit yang harus ditandu dan tak sedikit ibu hamil yang melahirkan dalam perjalanan di jalan tersebut.

Seorang warga Gowa bernama Daeng Geseng (65) terpaksa ditandu oleh warga lainnya lantaran akses jalan menuju puskesemas terdekat rusak parah. Warga kampung kesulitan melewati jalan menuju ke Puskesmas untuk berobat.

Jika di musim hujan tiba, jalan akan kampung ini akan dipenuhi lumpur, kondisi jalan kian parah dirasakan 300 kepala keluarga yang hidup menetap di daerah tersebut.

Seorang warga bernama Firdaus Muhammad mengatakan Daeng Geseng salah satu warga kampung yang merasakan sulitnya akses jalan menuju ke Puskesamas.

Firdaus bercerita bahwa sudah banyak warga lainnya terutama ibu hamil yang terpaksa melahirkan di jalan lantaran jauhnya akses yang harus dilalui untuk sampai di Puskesmas.

“Iya sudah banyak mi kasian ibu-ibu melahirkan di perjalanan. Musim kemarau saja na susah akses. Apalagi kalau musim hujan tambah jelek jalan dipenuhi lumpur,” kata Furdaus mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah di kampungnya.

Dia menyebutkan, selama ini jalanan yang ada di Dusun nya tersebut memang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Firdaus mengaku di dusun ini juga terdapat jembatan yang biasa dilalui warga berupa jembatan darurat.

“Jika di musim hujan tiba akan dipenuhi lumpur. Sebenarnya kalau musim kemarau bisa ji lewat kendaraan. Tapi itu pun cukup jauh jaraknya karena harus lewat di dusun sebelah. Ada ji juga jembantan penghubung untuk naik motor, tapi cukup menantang untuk bisa dilalui,” ungkap Firdaus.

Dia menyebutkan, selama ini jalanan yang ada di Dusun nya tersebut memang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Padahal warga setempat selama ini sudah sering mengusulkan ke pemerintah Kabupaten Gowa agar ada perbaikan jalan.

“Namun hingga saat ini belum ada respon. Sebenarnya warga sudah sering mengusulkan agar ada perbaikan jalan saat Musrenbang di desa. Tapi belum ada sampai sekarang belum ada kejelasan. Terakhir saya dengar sudah ada dari pihak Dinas PU Kabupaten Gowa yang melakukan survei,” ujarnya.

Firdaus pun berharap, pemerintah secepatnya merespon keluhan dari warga dengan memperbaiki jalan dusun dan membangun jembatan permanen. Terutama jembatan permanen bisa segera di adakan supaya hal tersebut mampu meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. (ardi/newsurban.id)

Leave a Reply