Cetak SDM Unggul, UNM Lepas 2.494 Mahasiswa Mengabdi di Dalam dan Luar Negeri

Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mencetak SDM unggul. Sebanyak 2.494 mahasiswa dilepas untuk mengabdi di dua provinsi (Sulsel, Sulbar) dan luar negeri Malaysia. Sisanya mengikuti pertukaran pelajar  ke Filipina.

NEWSURBAN.ID – Pelepasan 2.494 mahasiswa untuk melakukan tugas akhir sekaligus pengabdian dan penerapan ilmu dilakukan di Pelataran Menara Pinisi, Selasa 10 September 2019. Peserta KKN 2019 yang dilepas Rektor UNM Prof Husain Syam, akan mengabdi kurang lebih dua bulan.

Rektor UNM Prof Husain Syam bersama mahasiswa yang akan mengabdi kurang lebih dua bulan di dalam dan luar negeri. Pelepasan 2.494 mahasiswa dilakukan, Selasa (10/9/2019). (Foto: Humas UNM)

Peserta KKN UNM 2019 terbagi, terbagi dalam empat jenis Kuliah Kerja Nyata (KKN) yakni KKN Internasional di Malaysia, KKN reguler, KKN PPL, dan KKN tematik. Terdapat delapan daerah yang akan menjadi lokasi KKN kali ini yakni, Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Polman, Majene, Tana Toraja, Enrekang, Gowa, Pangkep, dan Takalar.

Prof. Husain Syam dalam sambutannya mengimbau mahasiswa untuk bisa cepat beradaptasi di tengah masyarakat dan tidak membawa kebiasan yang tidak sesuai di tempat tujuan pengabdian.

“Ikutilah adat istiadat yang berlaku di tempat pengabdian agar masyarakat bisa menerima kehadiran kalian dan program-program yang anda sampaikan bisa diterima masyarakat,” ujar guru besar Pertanian itu.

Ia menegaskan, sampai di lokasi pengabdian menegaskan jika berada di lokasi KKN boleh memperlihatkan keterampilan yang di miliki kepada masyarakat, tapi jangan mencoba merusakan apa yang telah terjadi di tengah masyarakat.

Selain itu, mantan dekan FT UNM itu mengharapkan mahasiswa untuk bisa berpacu cepat seiring dengan melaju kencangnya pergerakan dari kampus.

“Disela-sela mengerjakan kegiatan program kerja KKN sudah bisa merancang pikiran untuk membuat skripsi, sehingga saat pulang dari KKN sudah bisa mulai melakukan ujian dan penelitian, sehingga biaa cepat melaksanakan wisuda,” jelasnya.

Prof. Husain meminta mahasiswa harus siap untuk berpacu, setelah lulus dari pendidikan strata-1 harus lanjut untuk ke jenjang magister, dan seperti itulah proses yang terjadi saat ini di UNM.

“UNM semakin berpacu kencang, setiap bulannya mulai Juni, Agustus, dan September ini kita melakukan wisuda, tidak menutup kemungkinan Oktober juga kembali akan melakikan wisuda,” imbuhnya.

Diakhir sambutan Prof. Husain menegaskan untuk mahasiswa UNM tidak hanya jago di kandang, tapi juga bisa jago di luar negeri, hal ini terlihat dari keberanian mahasiswa untuk melakukan KKN Internasinal di Malaysia. (rls/*)

Leave a Reply