Maju di Pilwali Medan, Bobby Menantu Presiden Incar PDIP

Bobby Nasution  menantu Presiden Jokowi, telah mengambil formulir penjaringan bakal calon Wali Kota Medan ke Kantor DPC PDI Perjuangan. Bobby masih harus melengkapi berkas untuk selanjutnya mendaftar ke PDIP.

NEWSURBAN.ID – Paman Bobby, Erwin Nasution membenarkan hal itu. Menurut Erwin, dirinya mewakili Bobby mengambil formulir sejak tanggal 12 September 2019.

“Pada tanggal 12 September kemarin ambil formulirnya, saya yang ambil. Kita sekalian sharing politik, nanya sudah berapa yang mendaftar, apa syarat yang dibutuhkan,” ujar Erwin Nasution, paman dari Bobby Nasution, Sabtu (14/9).

Dia memgaku saat ini keluarga besarnya masih berembuk untuk membahas yang terbaik buat Bobby. “Pengembaliannya (formulir) kita masih membahas dulu, keluarga nanti berembuk dulu mana yang terbaik buat Bobby,” urainya.

Erwin juga mengatakan keponakannya masih harus melengkapi sejumlah berkas sebagai syarat pendaftaran. “Kalau rencana sih, karena ini hari terakhir, kemudian masih banyak berkas-berkas yang harus dilengkapi, jadi kita masih mempersiapkan dan melengkapi itu (berkas), kalau siap, kita kembalikan formulir. Kalau berkas lengkap kita mau ke PDIP,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, Bobby juga mendatangi Kantor NasDem. Sayangnya, NasDem belum bisa mengusung calon karena hanya memiliki 4 kursi di DPRD Medan.

Sedangkan PDIP memperoleh 10 kursi di DPRD Medan, sehingga bisa mengusung pasangan calon sendiri untuk Pilkada Medan 2020 tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. “Kalau NasDem belum bisa mengusung calon karna kan 4 kursi di DPRD Medan. Untuk bisa mengusung salah satu calon, harus punya minimal 10 kursi, jadi di NasDem kita juga sharing soal itu,” ucapnya.

Menurut Erwin, saat ini pihaknya masih terus menjajaki dengan partai politik lain untuk memilih ‘perahu’ yang bisa mengusung Bobby Nasution di Pilkada Medan 2020 mendatang.

“Kita hanya sharing politik dengan parpol yang ada kursinya di DPRD Medan, baik itu Gerindra NasDem, Golkar, PDIP, PPP, dan lain-lain. Kita hanya sharing politik ke mereka,” bebernya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE mengatakan dari 11 orang yang telah mengambil formulir penjaringan, sampai saat ini baru Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang telah mendaftar ke PDIP.

“Yang 11 orang ini dari berbagai profesi termasuk Bobby Nasution yang telah mengambil formulir pendaftaran diwakilkan pamannya. Tapi yang sudah mengembalikan formulir dan mendaftar baru Akhyar Nasution,” paparnya.

Pendaftaran untuk penjaringan Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan ini, lanjut Hasyim, dibuka hingga 14 September 2019. Semua berkas pendaftaran akan dikirim ke Dewan Perwakilan Pusat (DPP) melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Sehingga DPP lah yang menentukan siapa yang akan mereka usung untuk Pilkada Medan nantinya. (ci/*)

Leave a Reply