Lekopancing Kering, Suplai Air 9 Kecamatan Terhenti

Saluran air dari Bendungan Lekopancing mengering karena musim kemarau. Akibatnya 9 kecamatan se Kota Makassar tidak teraliri air bersih PDAM Kota Makassar.

Distribusi air 9 kecamatan di Kota Makassar disetop. Pasalnya, Bendungan Lekopancing Maros yang merupakan sumber air baku untuk IPA 2 Panaikang sudah sekitar 1 bulan lalu kering.

NEWSURBAN.ID,MAKASSAR – Instalasi IPA 2 ini merupakan penyuplai utama untuk Kawasan Timur dan Utara Kota serta tengah kota. Di wilayah tersebut terdapat 9 Kecamatan, yakni Tallo, Ujung Tanah, Wajo, Bontoala, Tamalanrea, Biringkanaya, Makasaar, Panakkukang dan Manggala.

Bendungan Lekopancing mengering akibat musim kemarau. Akibatnya, bendungan tersebut tidak dapat menyuplai air baku ke instalasi Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar untuk diproduksi menjadi air bersih.

Kondisi kekeringan itu sudah berlangsung satu bulan lebih. Padahal instalasi ini merupakan penyuplai utama untuk Kawasan Timur dan Utara Kota serta tengah kota.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar, Kartia Bado mengatakan Kondisi ini tentunya sangat menyulitkan untuk pemenuhan kebutuhan air kepada pelanggan.

Dia menyebutkan, air baku saat ini diambil dari terusan Sungai Tello yang ada di Moncongloe, Maros. Karena menggunakan air terusan Sungai Tello itu, PDAM sering mendapat masalah.

Salah satunya adalah siklus 2 mingguan air laut pasang yang membuat pelayanan belum bisa maksimal. Seperti saat ini, sejak Rabu (18 September) pagi Air laut pasang lagi.

Dalam kondisi air laut masuk ke sungai, kadar Cl airnya disebutkan sangat tinggi melebihi ambang batas maksimal yang dipersyaratkan untuk diproduksi menjadi air bersih.

“Hari ini, Jumat 20 September kadarnya mencapai 600 mg padahal maksimalnya 250 mg saja.

Susah diproduksi karena airnya asin jadi pompa disetop sementara. Biasanya berlangsung 3-5 hari setelah itu surut lagi dan baru bisa dipakai,” sambungnya.

Untuknya itu, PDAM pun memohon maaf atas ketidaknyamanan ini karena di luar kendali manusia, dan tetap berharap semoga kondisi ini cepat berakhir agar pelayanan dapat terus berlanjut secara normal. (ardi/*)

Leave a Reply