Ikut Demo, Ratusan Pelajar Makassar Ditangkap Polisi

Demo penolakan sersngkaian undang-undang inisiatif DPR dan pemerintah juga dilakukan pelajar. Di Makassar, ratusan pelajar ditangkap polisi karena ingin berunjuk rasa.

NEWSURBAN.ID, MAKASSAR – Ratusan pelajar di Makassar, Sulawesi Selatan diciduk aparat kepolisian karena kedapatan ingin ikut berunjuk rasa ke gedung DPRD Sulsel, Kamis (26/9). Massa siswa diketahui juga datang dari Kabupaten Gowa.

Setibanya para siswa sekitar pukul 11.00 WITA, mereka sudah diadang oleh anggota polisi lalu lintas karena tidak menggunakan helm pengaman.

“Mereka diambil karena melanggar peraturan lalu lintas, tidak pakai helm. Saat digeledah, ditemukan banyak busur. Selain itu, mereka juga berkeliaran di luar sekolah saat masih jam belaja,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ari wibowo.

Wahyu mengatakan ada sekitar 200 siswa di antaranya dari Kabupaten Gowa. Selanjutnya ratusan siswa dibawa ke Mapolda Sulsel berikut sepeda motornya diangkut beberapa truk.

Namun demikian, baru saja rekannya digelandang ke Mapolda, gelombang kedatangan siswa kembali mendekat. Ada sekitar 16 orang, mereka mengaku dari SMK 4 Makassar.

Farhan, (16), salah seorang di antaranya mengaku hendak berunjuk rasa memprotes sejumlah RUU karena sukarela, tidak ada yang mengkoordinir termasuk organisasi sekolahnya.

“Tidak ada yang suruh datang, mau semua ini kareja kebersamaan setelah lihat ajakan dari instagram,” kata Farhan.

Farhan dkk juga termasuk kelompok yang diangkut ke Mapolda Sulsel dengan menggunakan bus.

Pukul 12.49 WITA, ratusan siswa berseragam putih abu-abu, batik, putih biru menghampiri fly over. Mereka berjalan kaki. Mulai dari berlompatan hingga berlari kecil mereka mendekati kantor DPRD Sulsel.

Di antaranya mereka membawa bendera, bambu dan balok, sembari keluarkan umpatan ke arah anggota DPR dan polisi.

Sejumlah anggota Brimob yang mereka lintasi tidak bereaksi, hanya memperhatikan hingga para siswa ini semakin dekat dengan kantor DPRD Sulsel yang dilindungi kawat barrier.

Menyusul para siswa ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mulai berdatangan. Siswa dan mahasiswa bercampur. Berganti-gantian orasi. Salah seorang anggota Polwan mencoba bujuk para pelajar agar pulang tapi mereka tak menyahut. (*)

Leave a Reply