Ingin Regenerasi, Prabowo Tunjuk Sufmi Dasco Ahmad Ganti Fadli Zon

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menginginkan ada regenerasi kadernya di DPR.

Alasan menunjuk Sufmi Dasco Ahmad menggantikan Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR karena Gerindra inginkan regenerasi kepemimpinan legislatif.

NEWSURBAN.ID – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut menginginkan ada regenerasi di DPR dengan menunjuk Sufmi Dasco Ahmad untuk menduduki kursi salah satu pimpinan dewan periode 2019-2024.

Dasco adalah satu satu dari 575 anggota dewan yang akan dilantik hari ini. Selain itu, dia juga merupakan Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR  periode 2014-2019 dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Sufmi Dasco Ahmad ditunjuk partainya menduduki kursi pimpinan menggantikan Fadli Zon.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan alasan Prabowo menunjuk Dasco alih-alih kader lain yang ada di Gerindra lantaran keinginan untuk meregenerasi kepemimpinan legislatif.

“Pak Prabowo ingin melakukan regenerasi kepemimpinan legislatif. Prestasi yang baik sebagai Wakil Ketua DPR RI yang sudah ditunjukkan Bang Fadli Zon diyakini Pak Prabowo bisa dilanjutkan oleh Bang ASD,” kata Dahnil kepada pewarta melalui pesan singkat, Selasa (1/10).

Selain itu, kata dia, Dasco juga merupakan salah satu pendiri partai yang telah bekerja keras membesarkan nama Gerindra hingga saat ini

“Bang Dasco, sama dengan Bang Fadli Zon, salah satu senior dan pendiri partai, yang selama ini sudah bekerja keras bersama dengan kader yang lain untuk membesarkan Partai, dan sudah berpengalaman di Parlemen,” kata dia.

Di luar itu, penunjukan Dasco menurut Dahnil juga merupakan salah satu langkah Prabowo dalam mengapresiasi kinerja Fadli Zon. Prabowo ingin menugaskan Fadli Zon ke ranah politik lain sehingga tak lagi menempatkannya di kursi pimpinan DPR.

“Pak Prabowo sangat mengapresiasi kinerja Bang Fadli selama ini, dan beliau ingin menugaskan Bang Fadli pada penugasan politik yang lain, yang bisa memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Saat ditanya posisi apa yang ingin diberikan Prabowo untuk Fadli Zon saat ini, Dahnil mengaku tak bisa merinci hal tersebut saat ini. “Itu nanti saja ya,” kilahnya.

Gerindra Bantah Dukung Jokowi
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa penunjukan Sufmi Dasco Ahmad untuk menggantikan Fadli Zon di kursi Wakil Ketua DPR bukan isyarat bahwa Gerindra akan bergabung dalam koalisi partai politik pendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurutnya, Gerindra belum menentukan sikap terkait dengan posisi di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf hingga saat ini.

“Enggak. Itu bukan sebuah isyarat,” kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selasa (1/10).

Dia pun menyampaikan bahwa tidak ada permintaan dari parpol di koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf, khususnya PDIP agar Fadli tak lagi menjabat sebagai Wakil Ketua DPR di periode 2019-2024.

Muzani menegaskan semua isyarat dan keputusan terkait posisi Gerindra di pemerintahan mendatang berada di tangan Prabowo.

Wakil Ketua MPR periode 2014-2019 itu melanjutkan, komunikasi Gerindra dengan pemerintah memang terjalin dan hal tersebut merupakan sebuah kebaikan.

“Isyarat itu semua dari Prabowo, keputusan apakah kita gabung atau tidak. Bahwa ada komunikasi dengan pemerintah, ya, komunikasi itu bagus. Sama sekali tidak ada (permintaan PDIP soal Fadli),” ujarnya.

Sebelumnya, Muzani memastikan Fadli tidak akan lagi menjabat sebagai Wakil Ketua DPR di periode 2019-2024.

Dia berkata, Fadli akan mendapatkan tugas baru dari Prabowo. Menurutnya, jatah kursi Wakil Ketua DPR untuk Partai Gerindra di periode 2019-2024 akan diduduki oleh Dasco.

“Prabowo akan memberi penugasan baru (kepada) Fadli dalam bidang-bidang yang lain yang nanti akan dirumuskan Prabowo,” kata Muzani kepada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9).

Sementara itu, Fadli Zon mengaku tidak kecewa. Dia malah mengucapkan terima kasih Prabowo Subianto yang mempercayakan posisi tersebut kepadanya selama lima tahun terakhir.

“Saya kira menjalani ini dari hari ke hari itu kan cukup berat juga, apalagi dari sebuah periode yang penuh turbulensi. Jadi saya bersyukur dan saya juga katakan ini kepada Pak Prabowo bahwa saya berterima kasih dan bersyukur,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (30/9). (*)

Leave a Reply