Rotasi Pejabat, Rektor Minta Jaga Kondisi Lingkungan Belajar

Rektor UNM Prof Husain Syam melantik sejumlah pejabat di Universitas Negeri Makassar (UNM), di Menara Pinisi Lt 2, Kamis (28/11/2019).

“Maksimal tantangan kita luar biasa ini, kemajuan sudah kita capai satu persatu dan signifikan perubahan yang didapat. Tapi akan menjadi sirna semua itu manakala pimpinan yang ada hari ini tidak muncul mengikuti perkembangan yang ada,” ujar Rektor UNM Prof Husain Syam, di Menara Pinisi Lt 2, Kamis (28/11/2019).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Sebanyak 33 pejabat di Universitas Negeri Makassar mengalami rotasi untuk penyegaran insitusi. Mereka yang dilantik merupakan ketua jurusan, sekretaris jurusan, ketua prodi, sekretaris prodi, kepala sub bagian, dan kepala lab, di Menara Pinisi Lt 2, Kamis (28/11/2019).

Dalam sambutannya, Rektor UNM Prof Husain Syam meminta pejabat yang baru dirotasi untuk bisa lebih menjaga kondisi lingkungan pembelajaran dan meminimalis terjadinya gesekan mahasiswa yang bisa membawa membuat citra buruk di Makassar sementara selama ini kita berusaha untuk menjadi yang terbaik tiap tahunnya.

“Maksimal tantangan kita luar biasa ini, kemajuan sudah kita capai satu persatu dan signifikan perubahan yang didapat. Tapi akan menjadi sirna semua itu manakala pimpinan yang ada hari ini tidak muncul mengikuti perkembangan yang ada,” ujar Prof Husain dalam sambutannya.

Mantan Dekan FT UNM itu menambahkan, saat ini jumlah mahasiswa yang belajar sekitar 33ribu orang lebih. Tapi ada sekian banyak ada sekitar belasan atau puluhan mahasiswa dari setiap fakultas yang sering menggangu dan itu cukup berpengaruh.

“Penekanan khusus kepada yang dilantik pada hari ini agar mencoba mengambil peran itu bahwa di era kemajuan teknologi sangat disayangkan dan sangat malu kita rasanya kalau semua orang sudah memegang teknologi sementara mahasiswa kita masih ada yang pegang busur dan ketapel,” jelas guru besar Pertanian itu.

Olehnya itu, Prof Husain mendorong pejabat yang baru dilantik untuk bekerja seja maksimal dan tetap menjaga kondisi lingkungan belajar, karena hal itulah yang bisa menyempurnakan seluruh prestasi yang ada selama ini.

“Manakalah lingkungan dan situasi mahasiswa tidak mampu kita reduksi menjadi sesuatu yang baik maka akan berdampak tidak baik ke insitusi. Olehnya itu saya berharap kita semua bisa menciptakan daya saing menuju era persaingan global,” pungkasnya. (rls)

Leave a Reply