Inilah 7 Pemicu Pendarahan Kelamin pada Pria Perlu Diwaspadai !

Kelamin Pria (Ilustrasi)

NEWSURBAN.ID — Pada umunya wanita sering mengalami pendarahan saat menstruasi. Jangan sangkah pria juga mendadak melakukan pendarahan pada penisnya. Jika terjadi hal itu pastinya pria kebingunan sendiri dan menganggap dirinya mengalami masalah pada kemaluannya.

Adapun pemicu terjadinya bagi pria mengalami pendarahan yang perlu diwaspadai antara lain ;

1. Prostatitis
Prostatitis adalah infeksi yang terjadi di prostat akibat bakteri. Mikroorganisme ini masuk ke dalam prostat dan menyebabkan inflamasi yang cukup parah. Darah akhirnya keluar dari penis saat berkemih.
Kondisi prostatitis sedikit susah dilihat karena lokasi organnya di dalam. Namun, pemeriksaan intensif bisa mengetahui kondisi kesehatan prostat dengan baik. Prostatitis biasanya bisa disembuhkan dengan pemberian antibiotik tertentu yang diresepkan dokter.

2. Pembesaran Prostat
Pembesaran prostat terjadi seiring dengan bertambahnya usia dari pria. Pembesaran ini menyebabkan masalah seperti sering merasa nyeri saat berkemih dan sering kebelet ke kamar mandi meski kandung kemih tidak penuh.

Di dalam urine juga terdapat darah meski kadang tidak terlihat dengan mata telanjang. Namun, dengan melakukan tes, kandungan darah bisa terlihat dengan jelas. Oh ya, gejala dari pembesaran prostat ini hampir sama dengan kanker prostat, jadi ada baiknya segera melakukan pengecekan semua organ untuk diketahui ada atau tidaknya masalah di area kemaluan.

3. Kanker Prostat
Kanker prostat memiliki tanda yang hampir sama dengan pembesaran prostat. Yang membedakan dari keduanya hanyalah efek yang ditimbulkan. Kanker prostat penyebab perdarahan tidak hanya di urine saja, tapi juga air mani.

Selain itu, kanker prostat juga menyebabkan rasa sakit saat ejakulasi. Pria yang mengalami ini bisa berkurang libidonya. Bahkan, mereka tidak akan bisa menikmati kehidupan seksnya dengan baik setiap hari.

4. Kanker Kandung Kemih
Kandung kemih juga bisa mengalami kanker. Kondisi ini diawali dengan hematuria atau darah di urine. Selanjutnya, seorang pria akan mengalami gangguan saat berkemih seperti rasa sakit yang sangat intens hingga perih dan panas saat berkemih.

Kanker pada kandung kemih bisa diatasi asal belum parah. Namun, kalau sudah terlanjur parah bisa menyebabkan masalah seperti diambil dan diganti dengan alat yang bekerja menyerupai fungsi dari kandung kemih.

5. Infeksi Saluran Kemih
Bakteri E. coli yang menyebabkan gangguan pada vagina juga bisa masuk ke penis. Bakteri ini menyebabkan infeksi saluran kemih dengan tanda berupa sulit kencing hingga demam.
Kalau infeksi tidak segera disembuhkan, kondisinya akan menjadi kian parah. Bahkan bisa menyebabkan perdarahan di urine. Kalau Anda sudah merasa mengalami infeksi saluran kemih, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter agar diberi obat yang sesuai.

6. Infeksi pada Ginjal
Infeksi saluran kemih yang terus berjalan dan parah menyebabkan masalah berupa infeksi pada ginjal. Infeksi ini memicu perdarahan pada urine menjadi lebih parah dan nyeri di pinggang dan perut bawah.

7. Batu Ginjal
Batu ginjal juga menyebabkan beberapa masalah pada tubuh seperti gangguan berkemih hingga pendarahan di urine. Ginjal juga bisa mengalami kerusakan sehingga Anda harus lebih waspada dengan apa yang diminum agar tidak akan pengkristalan di ginjal.

Selain tujuh masalah di atas, infeksi menular seksual, vasektomi, dan trauma di area kandung kemih dan prostat juga bisa menyebabkan perdarahan. Segera kunjungi dokter agar mendapatkan penanganan yang benar dan tidak makin parah gejalanya.

Leave a Reply