Dorong Perubahan, Milenial KTT Bentuk Gerakan Sandal Jepit

Haskandar, Relawan Gerakan Sandal Jepit Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. ist

Sekelompok milenial di Kabupaten Tana Tidung (KTT) membentuk Gerakan Sandal Jepit. Gerakan sosial Gen Y itu, lahir untuk mendorong perubahan dan memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat KTT.

TANA TIDUNG, NEWSURBAN.ID – Relawan Gerakan Sandal Jepit Haskandar mengatakan, idealnya pemimpin lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

“Ketika rakyat membutuhkan, maka dia harus hadir, bukan malah menjadi Tangan Besi, yang anti akan masukan-masukan, demi pembangunan daerah,” kata Haskandar, Rabu (4/12/2019).

Dia menjelaskan, dalam sejarahnya, beberapa pemimpin negara dan daerah tidak terlahir dari keluarga yang berada. Pemimpin ini, punya niat yang tulus dan bersih untuk memimpin.

Haskandar lalu mengatakan selama 10 tahun terakhir, KTT belum mengalami kemajuan pesat. Anggaran pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya kata dia telah dialokasikan juga belum sesuai kebutuhan. Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pun belum dilakukan secara merata dan berkesinambungan.

Persoalan-persoalan tersebut mendasari lahirnya Gerakan Sandal Jepit. Gerakan anak muda KTT ini, merupakan gerakan sosial yang lahir dari akar rumput masyarakat terkait pemerataan atas hak-hak dasar mereka. “Termasuk di dalamnya juga terkait keresahan terhadap politik dinasti yang sedang dibangun oleh pemerintah daerah,” katanya.

Gerakan Sandal Jepit kata dia, muncul berkat dorongan kelompok muda yang menginginkan perubahan. Gerakan Sandal Jepit, berjuang agar masyarakat mendapatkan pendidikan yang bisa berdaya saing, desa yang mandiri lewat pelatihan UKM, kesehatan untuk semua, birokrasi dan pelayanan publik yang profesional dan akuntabel, berbasis teknologi dan kemanusiaan.

“Gerakan-gerakan kami bertujuan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat KTT,” ujarnya. (adi/*)

Leave a Reply