Daihatsu Day 246 Outlet, Bidik Penjualan Tinggi di Pengujung 2020

Konsumen mendapat penjelasan dari sales di showroom Daihatsu Sunter, Jakarta, Rabu (11/12).

“Desember merupakan bulan dengan penjualan paling tinggi. Itu terjadi tiap tahun. Tiap Desember, customer selalu menunggu penawaran menarik apa dari masing-masing brand. Nah, kami mengambil momentum ini dengan menggelar Daihatsu Day di seluruh outlet Daihatsu.” Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Daihatsu menggelar Daihatsu Day di 246 outlet di seluruh Indonesia selama satu hari penuh, Sabtu, 14 Desember 2019. Kegiatan itu menjadi program penawaran paling menarik untuk konsumen dari seluruh program pemasaran yang sudah digelar Daihatsu sepanjang tahun ini.

“Desember merupakan bulan dengan penjualan paling tinggi. Itu terjadi tiap tahun. Tiap Desember, customer selalu menunggu penawaran menarik apa dari masing-masing brand. Nah, kami mengambil momentum ini dengan menggelar Daihatsu Day di seluruh outlet Daihatsu,” tutur Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso kepada wartawan, Rabu (11/12).

Ia menjelaskan, pihaknya menggandeng lembaga pembiayaan Astra Credit Companies (ACC) untuk memeriahkan program tersebut. Seluruh kantor perwakilan Daihatsu dan mitra diler di daerah mengundang konsumen untuk datang ke outlet guna mendapatkan program menarik.

Menurut Hendrayadi, basis program itu adalah penawaran paket pembelian istimewa seperti paket uang muka murah, cicilan rendah, dan tenor pinjaman yang panjang hingga tujuh tahun. Masing-masing outlet bisa memberikan program tambahan sesuai kebijakan di tiap daerah. “Paketnya dipastikan lebih menarik dari paket-paket sebelumnya,” kata dia.

Hendrayadi mengakui, sebanyak 75% pembeli mobil Daihatsu menggunakan fasilitas kredit, selebihnya adalah dengan tunai. Segmen konsumen inilah yang tengah dibidik. Diharapkan, dengan program pamungkas di akhir tahun ini, Daihatsu bisa mencapai target yang sudah dicanangkan di awal tahun yakni menguasai 17% pasar otomotif nasional. “Dengan demikian, Daihatsu bisa tetap di posisi nomor dua,” ujar Hendrayadi.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari hingga Oktober 2019, dari total penjualan ritel otomotif nasional sebanyak 847.164 unit, Daihatsu mencetak penjualan 143.217 unit atau meraih pangsa pasar 16,9%. Kontribusi terbesar penjualan Daihatsu diraih Sigra dengan menyumbang 29% penjualan, lalu Terios (12%), Ayla (13%), Gran Max Pick Up (10%), Gran Max Minibus (9%), Xenia (11%).

Hendrayadi menambahkan, hingga November 2019, pangsa pasar Daihatsu sudah 17,1%. Ia memperkirakan, pasar otomotif nasional ditutup di angka 1,04 juta unit, dengan jumlah itu diyakini Daihatsu bisa mempertahankan pangsa pasar di angka 17%, sesuai target. “Sampai November memang masih aman di angka 17 persen. Tetapi, bulan terakhir ini kami tidak boleh lengah. Makanya kami tetap melakukan campaign lewat Daihatsu Day,” ujar dia.

Ia mengakui, program Daihatsu Day sebenarnya sudah digelar sejak tahun lalu. Namun, ketika itu tidak dilakukan serentak pada tanggal yang sama di seluruh outlet. Saat itu, program tersebut juga tidak diumumkan ke publik secara masif. Penawaran tiap outlet pun berbeda-beda. “Kini digelar serentak di 246 outlet dengan penawaran yang kurang lebih sama. Kami gandeng Daihatsu value chain, termasuk asuransi Astra dan juga Mobil88 untuk trade in kendaraan lama konsumen menjadi mobil baru Daihatsu,” katanya.

Sementara itu, Chief Marketing & Sales Officer ACC Tan Chian Hok menjelaskan, jelang akhir tahun, kebutuhan masyarakat akan otomotif selalu meningkat. Hal itulah yang mendasari ACC mendukung penuh tiap program penjualan lini bisnis otomotif.

Dalam program itu, pihaknya memberi kemudahan percepatan proses kredit, seperti approval, diskon administrasi, hingga kemudahan membayar angsuran. “Dukungan ini selain mendongkrak market otomotif, juga membantu konsumen yang ingin membeli mobil,” tambah Tan Chian Hok, Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies.

Program IBT
Sementara itu, Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) PT AI-DSO Tulus Pambudi mengatakan, pihaknya memberikan program penawaran yang sama seperti yang ditetapkan Daihatsu secara nasional.

Ia optimistis Daihatsu Day pada 14 Desember akan menarik minat konsumen yang akan membeli produk Daihatsu. Sebab, customer akan diberikan berbagai paket yang jauh lebih menarik selama pameran sehari tersebut dibandingkan bulan sebelumnya. “Selama ini, sekitar 80-85 persen pembelian unit (mobil) di wilayah IBT secara kredit. Karenanya, paket-paket yang ditawarkan akan jauh lebih menarik, seperti tenor lebih panjang, cicilan lebih ringan dan uang muka (DP) rendah,” papar Tulus.

Tulus menambahkan, di wilayah IBT, Daihatsu Day akan melibatkan 21 outlet yang terbesar di Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Adapun target penjualan yang dipatok selama program di pertengahan bulan tersebut sebesar 250 unit.

Dia meyakini program Daihatsu Day mampu menggenjot penjualan di akhir tahun di tengah kelesuan pasar otomotif nasional. Dia mengungkapkan, di IBT pasar Daihatsu saat ini turun 5%, masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar otomotif secara keseluruhan di wilayah tersebut sebesar 6%.

Tulus mencatat, penguasaan pasar Daihatsu terbesar kedua di IBT dengan raihan 24,5%. Namun, lanjutnya, produk-produk Daihatsu mendominasi penguasaan pasar di Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara penjualan unit terbanyak di IBT adalah tipe pikap sebesar 35% dari total penjualan Daihatsu. Hal itu dikarenakan alasan komersial untuk kepentingan bisnis. Dari bisnis tersebut, hasilnya dipakai untuk membayar cicilan. Di posisi kedua adalah Sigra dengan angka penjualan mencapai 27% dari total keseluruhan.

Menurut Tulus, lonjakan penjualan Sigra dipengaruhi harganya terjangkau dan kapasitas 7 penumpang. Kenaikan penjualan Sigra juga ditopang maraknya transportasi online seperti saat ini. Selain itu, lonjakan tersebut disebabkan terjadinya fleet. “Dulu, konsumen membeli Xenia. Karena sekarang harganya dirasa cukup tinggi, mereka saat ini memilih Sigra,” ujarnya.

Tulus mengungkapkan, penjualan Daihatsu di wilayah IBT telah melampaui target saat ini. Pada November lalu, penjualan Daihatsu mencapai 2.100 unit, di atas target yang dtetapkan pada 2019 sebesar 1.950 unit.

Menurut dia, pangsa pasar Daihatsu mengalami pemulihan selama 3 atau 4 bulan terakhir pada Semester II-2019. Meskipun, pangsa pasar Daihatsu sempat turun pada Semester I-2019. “Di tengah penurunan market, Daihatsu ingin mempertahankan penguasaan pasar di wilayah IBT di angka 24,5 persen,” kata dia.

Dijelaskan, wilayah IBT mempunyai keunikan tersendiri, seperti di Sulawesi Utara dan Jayapura, Papua. Menjelang perayaan Natal, penjualan mobil cenderung meningkat. Karenanya, lanjut Tulus, program Daihatsu Day dinilai tepat digelar di pertengahan Desember. “Kalau di Jawa, sebelum Lebaran, penjualan biasanya meningkat, sementara di kedua daerah tersebut (Sulawesi Utara dan Papua), momen sebelum Natal biasanya permintaan akan naik,” ujar Tulus. (*)

One thought on “Daihatsu Day 246 Outlet, Bidik Penjualan Tinggi di Pengujung 2020

  1. Pingback: Gaikindo Berharap Adaptasi New Normal Gairahkan Bisnis Otomotif | Newsurban

Leave a Reply