Wabup Sinjai Apresiasi Pesantren Darul Istiqamah Lahirkan Penghafal Qur’an

Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong mengadiri acara Khataman Hifdzil Qur'an yang dirangkaikan dengan syukuran atas selesainya rehabilitasi Mushollah Putri al-Markaz Al Islamiyah Darul Istiqamah yang berlangsung di Mushollah Putri Al Markaz Darul Istiqamah, Rabu (11/12/2019) kemarin.

“Hal ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sinjai, terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri berkeadilan dan religius melalui sumber daya unggul dan berdaya saing. Pemerintah kabupaten Sinjai juga mempunyai program yaitu melahirkan hafidz-hifdzil penghafal al-qur’an,” ujar Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong mengadiri acara Khataman Hifdzil Qur’an, Rabu (11/12/2019)

SINJAI, NEWSURBAN.ID – Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong mengadiri acara Khataman Hifdzil Qur’an yang dirangkaikan dengan syukuran atas selesainya rehabilitasi Mushollah Putri al-Markaz Al Islamiyah Darul Istiqamah yang berlangsung di Mushollah Putri Al Markaz Darul Istiqamah, Rabu (11/12/2019) kemarin.

Kehadiran tersebut, sangat mengapresiasi bagi Pesantren Al Markaz Darul Istiqamah karena telah melahirkan santri-santri penghafal al-Qur’an.

“Hal ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Sinjai, terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri berkeadilan dan religius melalui sumber daya unggul dan berdaya saing. Pemerintah kabupaten Sinjai juga mempunyai program yaitu melahirkan hafidz-hifdzil penghafal al-qur’an,”ujarnya.

Ia pun berharap kepada santri-santri yang di khatam, agar terus belajar dan melanjutkan hafalannya dan untuk santri-santri yang belum di khatam agar terus semangat dan bisa termotivasi dari teman-temannya yang di khatamkan pada hari ini untuk lebih giat lagi dalam penghafalannya.

“Khusus bagi orang tua santri, saya mengucapkan terima kasih yang telah mempercayai dan mensekolahkan anaknya di pesantren Al Markaz Darul Istiqamah,”ucapnya.

Sementara dikatakan pimpinan Pesantren, Ustads Mamat Marzuki menyampaikan bahwa hafalan Al-Qur’an merupakan amanat bagi kita semua, bukan hanya sekedar menghafal tetapi kita juga harus mengamalkannya.

“Adapun syarat¬† bagi Santri untuk dapat di khatamkan minimal bisa menghafal 15 juz dan pada hari ini, ada 6 orang santri yang telah berhasil memenuhi syarat tersebut sehingga mereka di khatamkan,”ujarnya.

Adapun soal Rehabilitasi,  pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada donatur-donatur yang telah membantu selama rehabilitas mushollah putri ini.

Dalam acara tersebut, turut hadir para Pengurus dan Guru Pondok Pesantren Al Markaz Darul Istiqamah, para orang tua santri serta seluruh santri putri.

 

Leave a Reply