Objek Wisata yang Tersembunyi, Batu Berbentuk Perahu ada di Palopo

Dandim 1403 Sawerigadin Letkol Inf Gunawan mengecek lokasi Batu Koli merupakan respon balik atas informasi dari masyarakat.

“Selama ini kami hanya biarkan apa adanya karena kami pikir untuk apa, tapi kami pernah sampaikan dan usulkan ke Pariwisata bahwa ada Batu mirip perahu disini bisa untuk dikembangkan jadi pariwisata tapi tidak ada respon,” ucap Ismail Warga setempat.

PALOPO, NEWSURBAN.ID – Kampung Konteng, Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat Kota Palopo, Sulawesi Selatan, memiliki keunikan tersendiri yakni sebuah batu berukuran panjang 6 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 2 meter berbentuk perahu.

Keunikan batu berbentuk perahu tersebut bisa dijumpai saat pengunjung berangkat dari Palopo menuju Toraja atau sebaliknya. Letaknya berada 100 meter dari jalan trans Sulawesi dengan menuruni jalan perkampungan warga, tepatnya RW 1 Kelurahan Battang Barat.

Kondisi tempatnya terlindungi dari pepohonan dan rerumputan sehingga suasana di lokasi ini cukup sejuk dan nyaman.

Batu yang menyerupai perahu terdampar menghadap ke arah Barat , bagi warga setempat menamakan Batu Koli. Koli dalam bahasa Palopo adalah Perahu.

Menurut warga setempat Ismail mengatakan bahwa orang-rang yang telah bermukim lama di daerah ini menamakan Batu Koli.

“Jadi Batu ini sudah lama ditemukan warga, dan dinamai Batu Koli yang artinya batu mirip perahu,” kata Ismail saat dikonfirmasi di lokasi, Senin (23/12/2019).

Menurutnya, Batu Koli yang sudah lama tersebut hanya dibiarkan warga meski sudah pernah diusulkan warga ke Dinas Pariwisata Kota Palopo untuk dijadikan destinasi wisata.

“Selama ini kami hanya biarkan apa adanya karena kami pikir untuk apa, tapi kami pernah sampaikan dan usulkan ke Pariwisata bahwa ada Batu mirip perahu disini bisa untuk dikembangkan jadi pariwisata tapi tidak ada respon,” ucapnya.

Warga berharap dengan adanya Batu Koli tersebut pemerintah memberikan perhatian dengan mendampingi warga untuk menjadikan sebagai tempat wisata.

“Mudah-mudahan kedepan ini ada respon pemerintah Kota Palopo melalui Pariwisata untuk bisa membantu kami mengembangkannya,” harap Ismail.

Meski sudah lama diketahui warga, keberadaan Batu Koli terungkap saat warga menyampaikan hal tersebut ke Komandan Distrik Militer (Dandim) 1403 Sawerigading.

“Karena selama ini tak ada yang mau merespon jadi waktu pak Dandim melintas dan singgah istirahat, kami sampaikan ke dia dan merespon untuk dikunjungi,” ujar Ismail.

Dandim 1403 Sawerigadin Letkol Inf Gunawan mengatakan keberadaanya di lokasi Batu Koli merupakan respon balik atas informasi dari masyarakat.

“Kami coba mendatangi lokasi Batu Koli dan kondisinya baik, memang menyerupai perahu, di sana kami melakukan pembersihan lokasi bersama warga setempat,” tuturnya.

Pantauan langsung di lokasi Batu Koli masih nampak alami dari rimbunnya pepohonan dan terdapat tanaman buah-buahan yang dapat menjadi daya tarik wisata, selain itu jalan menuju ke lokasi tidaklah sulit dan terdapat jalan tangga yang digunakan warga dari rumah masing-masing menuju ke jalan raya.

Leave a Reply