Bangkitkan UMKM, Walikota Hidayat Tambah Anggaran Rp10 Miliar

Walikota Palu, Drs. Hidayat, M.Si didampingi Kadis Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja kota Palu Setyo Susanto, menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan usaha kepada 26 kelompok usaha produktif, Rabu (15/1/2020) di Ruang Rapat Bantaya Kantor Walikota Palu. (humas)

Setelah 26 kelompok UMKM menerima bantuan alat produksi, Walikota Palu Drs Hidayat M.Si, kembali menganggarkan Rp10 miliar di 2020 untuk pengadaan kembali alat produksi dan bahan baku bagi UMKM melalui kelompok.

PALU, NEWSURBAN.ID – Walikota Palu Drs. Hidayat M.Si didampingi Kadis Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja kota Palu Setyo Susanto, menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan usaha kepada kelompok usaha produktif pada Rabu, 15 Januari 2020.

Kelompok usaha yang mendapatkan bantuan peralatan sebanyak 26 kelompok. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di Ruang Rapat Bantaya Kantor Walikota Palu.

“Bantuan peralatan usaha ini merupakan realisasi program kita pada misi ketiga yakni Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri Berbasis Iptek bagi Kemandirian Ekonomi Kerakyatan sekaligus hibah peduli bencana Tahun Anggaran 2019,” jelas Kadis Setyo.

Sementara Walikota Hidayat mengatakan,  program tersebut sudah lama. Diupayakan sejak tahun 2017 silam namun tidak terealisasi.

Walikota Palu Drs. Hidayat M.Si foto bersama kelompok UMKM penerima bantuan alat produksi di Rapat Bantaya Kantor Walikota Palu, Rabu (15/1). (humas)

Padahal menurut Hidayat sejak 2017 dirinya sudah berulang kali menginstruksikan kepada semua lurah untuk membentuk kelompok usaha maksimal lima orang setiap kelompok.

“Inilah keterbatasan kita. Sudah lama saya sampaikan kepada seluruh komponen birokrasi khususnya para lurah, namun akhirnya kami turun sendiri mencari kelompok-kelompok usaha ini,” ujar Walikota.

Menurut Walikota, dengan diberikannya bantuan alat usaha ini, pihaknya ingin membangun ekonomi mikro kerakyatan yang menjadi ketahanan ekonomi masyarakat Indonesia khususnya kota Palu.

Walikota mengatakan untuk tahun anggaran 2020 sendiri, pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk pengadaan kembali peralatan usaha bagi setiap kelompok usaha sekaligus dengan bahan bakunya.

“Tolong dimanfaatkan betul alat-alat ini. Mohon dilaporkan jika ada alat yang tidak bagus. Saya tidak mau alat-alat imitasi yang kita gunakan. Kalau ada yang tidak baik, kasih tau, kita akan kembalikan,” tegas Wali kota.

Walikota menyatakan bahwa pihaknya masih menerima proposal pembentukan kelompok usaha untuk tahun anggaran tahun 2021, karena dirinya ingin betul-betul mendorong jalannya ekonomi kerakyatan tersebut.

Sebagai mendukung penjualan produk dari kelompok usaha tersebut, katanya Pemerintah kota Palu akan merehab total Pasar Bambaru, kelurahan Ujuna sebagai sentra oleh-oleh khas kota Palu.

“Kita rehab total, silahkan nantinya berjualan di sana dan gratis. Untuk lantai satu penjualnya tetap baik penjual emas, pakaian, dan lainnya. Nah untuk lantai dua inilah kita manfaatkan untuk UMKM menjual produknya, dan lantai paling atas kita manfaatkan untuk Food Court,” ungkap Walikota.

Walikota mengimbau agar para lurah turut memantau jalannya kegiatan para kelompok usaha ini, sehingga masalah-masalah yang ada di lapangan nantinya cepat diatasi. (yusuf/*)

2 thoughts on “Bangkitkan UMKM, Walikota Hidayat Tambah Anggaran Rp10 Miliar

  1. Pingback: Juara MTQ, Walikota Palu Siapkan Hadiah Umrah | Newsurban

  2. Pingback: Pemkot Minta Tingkatkan Pengelolaan Pasar | Newsurban

Leave a Reply