Bawaslu Lutim Buka Posko Pengawasan Terkait Rekrutmen PPK

Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Rahmad Atja

“Hal ini dilakukan untuk mendapatkan Penyelenggara Pemilu yang berintegritas, profesional, jujur. Dan, terpenting memahami regulasi terkait tupoksi yang akan dilakukannya. Tidak ada nama peserta titipan hanya untuk kepentingan salah satu orang, apalagi titipan salah satu bakal calon yang akan maju pilkada nantinya,” ucap  Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur (Lutim) Rachman Atja, Senin (20/01/2020)

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID – Bawaslu Kabupaten Luwu Timur (Lutim), membuka posko pengawasan terkait rekrutmen dalam tahapan seleksi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dilakukan oleh Komisi Pemiliah Umum (KPU) Lutim. Seleksi yang dilakukan KPU berharap Penyelenggara Pemilu yang berintegritas, profesional, bersinergi dengan semua stake holder.

“Bawaslu dalam melakukan pengawasan pada rekruitmen PPK, hanya mengutamakan tindakan pencengahan dengan menyampaikan surat himbauan terkait syarat -syarat PPK.  Dan ketaatan terhadap jadwal rekrutmen serta memperhatikan tentang priodisasi jabatan PPK,” Ketua Bawaslu Luwu Timur Rachman Atja, Senin (20/01/2020).

Bukan cuma di Bawaslu Kabupaten, ia juga akan membuka posko pengaduan di setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat dapat menyampaikan informasi terkait pelamar PPK.

Menurut Rachman, dalam tahapan Pilkada, Bawaslu mempunyai tugas dan wewenang untuk mengawasi dalam pelaksanaan rekrutmen PPK  yang dilakukan oleh KPU. Olehnya itu, lanjut kata dia, sesuai pasal 30 ayat 1 dalam UU nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Pengumuman Rekrutmen Tahapan Seleksi bakal Calon Anggota PPK dilakukan KPU Luwu Timur.

“Hal ini dilakukan untuk mendapatkan Penyelenggara Pemilu yang berintegritas, profesional, jujur. Dan, terpenting memahami regulasi terkait tupoksi yang akan dilakukannya. Tidak ada nama peserta titipan hanya untuk kepentingan salah satu orang, apalagi titipan salah satu bakal calon yang akan maju pilkada nantinya,” ucap Rachman.

Selain itu, Rahman juga menghimbau dan mengharapkan peran masyarakat, organisasi, dan tokoh pemuda untuk mengawasi dalam proses rekrutmen itu.

“Jika nantinya ada ditemukan tidak memenuhi syarat dan ketentuan dalam tahapan seleksi, maka kami dari Bawaslu akan menyampaikan ke KPU sebagai masukan. Kita mau Pilkada di Luwu Timur meninggalkan pesan positif,” harapnya.