Netizen Ini Diamankan Tim Cyber, Diduga Menghina Kepolisian

Ilustrasi imbauan bijak menggunakan media sosial agar terhindar dari delik hukum. int

Patroli Cyber Polres Bulungan Kalimantan Utara mengamankan pemilik akun facebook bernama Muhammad Isham. Netizen ini dibawa ke kantor polisi karena postingannya diduga menghina Kepolisian.

TANJUNG SELOR, NEWSURBAN.ID – Benar imbauan Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid agar warganya dan ASN bijak menggunakan media sosial. Terbukti seorang netizen pemilik akun facebook diamankan Tim Cyber Resmob Satreskrim Polres Bulungan gara-gara postingannya yang diduga menghina institusi Kepolisian.

Akibat membuat postingan yang menyudutkan institusi kepolisian, seorang pemuda diamankan tim Cyber Resmob Sat Reskrim Polres Bulungan. Hal itu didapati tim saat tengah melakukan patroli cyber di media sosial (medsos).

 

Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Bulungam IPDA Bernard FP Siregar menyebutkan, saat  melakukan Patroli Cyber, pihaknya mendapati postingan tak pantas di akun facebook Muhammad Isham.

“Patroli Cyber yang dilakukan tim, mendapati  postingan yang kurang pantas,” ungkapnya dikutip benuanta, salah satu webportal di Kalimantan Utara.

Postingan kejadian yang diduga menghina institusi kepolisian itu, bermula dari giat Sat Lantas Polres Bulungan di sekitar jalan kawasan hutan Bundayati, pada Kamis 23 Januari 2020. Dari kegiatan itu diduga pelaku mengambil gambar. Gambar yang diambil dari kegiatan itu  oleh akun facebook Muhammad Isham diunggah karena tidak senang dan komplain dengan kegiatan itu.

“Pelaku komplain dan juga berkomentar sambil memposting uang Rp100 ribu ditempel di motor dibumbui kalimat pasti aman,” jelasnya.

Menemukan postingan itu, Cyber Resmob melakukan profiling, hingga akhirnya alamat pemilik akun facebook Muhammad Isham ditemukan. Petugas langsung mendatangi kediaman Isham dan membawanya ke Mapolres Bulungan.

Isham diamankan karena pihak Polres Bulungan menilai postingan itu sudah menghina dan merusak citra kepolisian. “Tadi juga sudah kita buatkan pernyataan agar tidak mengulang perkataannya, sambil memberikan permintaan maaf,” ucapnya.

Tak sampai ucapan maaf. Untuk proses selanjutnya, kasus Isham diserahkan ke Unit Tipidter Satreskrim Polres Bulungan karena menyangkut Undang-undang ITE.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bulungan Ipda M Patria Pratama mengatakan masih mengkaji postingan tersebut. (adi/*)

Leave a Reply