Jokowi Imbau Setop Politik SARA di 270 Pilkada Serentak

Presiden dan Wapres foto bersama saat menghadiri Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024, di Jakarta Convention Centre, Provinsi DKI Jakarta. (int)

“Saya hanya titip marilah kita menjaga agar pilkada yang sebanyak 270 itu berjalan aman, berjalan damai, bermartabat, dan demokratis. Jangan sampai ada lagi politik SARA, Setop enggak ada itu.” Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di 270 daerah tahun ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar politik SARA dihentikan.

“Saya hanya titip marilah kita menjaga agar pilkada yang sebanyak 270 itu berjalan aman, berjalan damai, bermartabat, dan demokratis. Jangan sampai ada lagi politik SARA, Setop enggak ada itu,” ujar Presiden saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Masa Bakti 2019-2024, di Jakarta Convention Centre (JCC), Provinsi DKI Jakarta, akhir pekan lalu.

KAMPANYE dan MASA JABATAN DIPERSINGKAT

 

Grafis masa kampanye dan masa jabatan Kepala Daerah hasil Pilkada Serentak 2020.

Jokowi mengingatkan jangan lagi ada hoaks, ujaran-ujaran kebencian, saling fitnah, dan saling hujat-menghujat.

“Situasi yang kondusif itu sekarang sengat diperlukan sekali, stabilitas politik dan kamanan itu sangat diperlukan sekali oleh negara mana pun, negara kita juga dalam rangka pembangunan negara yang kita cintai,” tambah Presiden.

Baca Juga:

    1. Hadiri Konvensi, Hanura Puji UQ Sukriansyah
    2. Hanura Pastikan Tak Ada Rekomendasi Ganda di Pilbup KTT
    3. Pilkada 2020, Partai Hanura Buka Pendaftaran

Saat ini, menurut Presiden, Pemerintah masih memiliki pekerjaan-pekerjaan dan agenda-agenda besar yang harus diselesaikan dengan cepat. Kepala Negara mencontohkan bahwa pemerintah juga telah mengajukan yang namanya omnibus law ke DPR.

Ia menambahkan bahwa saat ini baru omnibus law untuk perpajakan, minggu depan nanti akan diserahkan lagi omnibus law untuk cipta lapangan kerja.

“Ini adalah dalam rangka persaingan, kompetisi negara kita dengan negara-negara lain. Agar kita lebih fleksibel, agar kita lebih lincah, agar kita lebih kompetitif dalam hal apa pun. Karena sekarang ini dan ke depan,” tambah Presiden seraya menambahkan negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat.

Turut hadir dalam acara tersebut Wapres K.H Maruf Amin, Wapres ke-9 Hamzah Haz, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD La Nyala Mataliti, Menko Polhukam Mahfudz MD, dan KSP Moeldoko. *

One thought on “Jokowi Imbau Setop Politik SARA di 270 Pilkada Serentak

  1. Pingback: Bawaslu Ingatkan ASN Tidak Berpolitik, Parpol Tak Minta Mahar Tinggi | Newsurban

Leave a Reply