Waspada Corona, Dinkes Pasang Thermal Scanner di Bandara Tarakan

Bandar Udara Internasional Juwata Tarakan, Kalimantan Utara telap dipasang thermal scanner untuk mencegah virus Corona masuk melalui penumpang internasional ke Kalimantan Uata. (dok)

Mengantisipasi virus Corona masuk, Dinas Kesehatan Kalimantan Utara memasang thermal scanner di Bandara Tarakan dan membagikan kartu kewaspadaan kesehatan (Health Allert Card) untuk penumpang dari luar negeri.

TANJUNG SELOR, NEWSURBAN.ID – Kepala Dinkes Kaltara Usman mengakui, hingga saat ini di Kaltara belum ditemukan masyarakat atau penumpang internasional yang terdeteksi mengidap penyakit pneumonia akibat virus Corona.

Meski belum ada kasus Corona di Kaltara pihaknya tetap waspada.  “Walau belum ditemukan, kita harus tetap waspada dan melalukan upaya-upaya pencegahan sejak dini,” ujarnya dikutip website resmi Pemprov Kalimantan Utara, Senin (27/1/20).

Baca Juga:

    1. Pemprov Kaltara Bentuk 73 Kampung KB, Terbanyak di Nunukan
    2. Raih 29 Penghargaan, Asmin Laura Bilang Nunukan Sejajar Kabupaten Lain
    3. Asmin Laura Imbau ASN Netral di Pilkada dan Bijak Menggunakan Medsos

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes telah menginstruksikan waspada terhadap penyebaran virus Corona.

Di Kaltara, salah satu upaya pencegahan, telah dipasang thermal scanner untuk memantau suhu tubuh penumpang di Bandara Juwata Internasional Tarakan dan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan (pelabuhan yang ada di perbatasan). Dalam pemantauan suhu tubuh juga tidak ada penumpang yang terdeteksinya suhu tubuhnya diatas 38 derajat Celcius.

“Pengawasan dilaksanakan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tarakan dalam rangka monitoring penumpang yang masuk ke wilayah Kaltara, khususnya penumpang internasional. Pemprov Kaltara, dalam hal ini Dinas Kesehatan terus melakukan koordinasi dalam pelaksanaannya dan monitoring terkait antisipasi penyebaran virus corona di Kaltara,” jelas Usman.

Selain memasang thermal scanner, juga dibagikan kartu kewaspadaan kesehatan (Health Allert Card) untuk penumpang dari luar negeri. Kemudian untuk petugas, diberikan perlindungan berupa penggunaan masker jenis N-95 dan sarung tangan bagi petugas yang melakukan kontak langsung dengan penumpang.

Penyakit pneumonia akut disebabkan oleh virus Corona, jenis virus baru yang tengah melanda wilayah Wuhan China. Novel coronavirus atau 2019-nCoV adalah virus yang mengganggu pernapasan dan belum ditemukan vaksinnya. Virus ini juga sudah terkonfirmasi dapat menyebar antarmanusia.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, sebagai rumah sakit provinsi, juga telah disiapkan sebagai rumah sakit rujukan, jika ditemukan suspek kasus penularan virus tersebut. “Ambulan kita juga disiapkan untuk ambulan emergency dan ambulance evakuasi penyakit menular. Pemprov, melalui Dinas Kesehatan juga telah menghimbau Dinkes Kab Kota dan Puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing,” imbuhnya. (*)