Dirut PKM Kerap Intimidasi Karyawannya Dengan Jual Nama TNI

Puluhan karyawan PT. Purna Karya Manunggal (PKM) gelar aksi mogok kerja, di depan Kantornya, Keluraan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Selasa (28/01/2020).

“Dia (Dirut,red) ini, sering mengintimidasi karyawan dengan mengatakan mengenal banyak anggota dan pejabat TNI,” ujar Arfan staf Direksi PT. PKM

PANGKEP, NEWSURBAN.ID – Puluhan karyawan PT. Purna Karya Manunggal (PKM) gelar aksi mogok kerja, di depan Kantornya, Keluraan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Selasa (28/01/2020).

Aksi mogok tersebut, sebagai bentuk protes atas kebijakan Direktur PKM, Didit Adi Prasetyo yang dinilai kerap mengintimidasi karyawannya.

Unjuk rasa karyawan yang berjumlah kurang lebih 50 orang ini mendesak agar Dirut PT. PKM, untuk mundur dari jabatannya.

“Kami desak Dirut untuk mundur,” tegas Kordinator Aksi Arfan Tualle.

Secara gamblang Arfan yang juga merupakan staf Direksi PT. PKM, menjelaskan jika Dirut selama ini kerap mengintimidasi karyawan dengan menjual nama petinggi TNI.

“Dia (Dirut,red) ini, sering mengintimidasi karyawan dengan mengatakan mengenal banyak anggota dan pejabat TNI,” ujarnya.

Tidak hanya mengintimidasi, Dirut juga dianggap sewenang – sewenang dalam mengeluarkan Surat Peringatan, dan memotong gaji karyawan tanpa mengikuti prosuder yang ada.

“Dia juga kerap melakukan promosi jabatan yang tidak sesuai prosedur,” tutup Arfan.

Karyawan mengancam masih akan mogok kerja apabila Dirut PT.PKM tidak mundur dari jabatannya.

Leave a Reply