Diresmikan, Masjid Al-Ihsan Duyu Bantuan Warga Kota Samarinda

Walikota Palu Drs Hidayat M.Si menandatangani prasasti peresmian Masjid Al-Ihsan bantuan masyarakat Kota Samarinda di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Senin 10 Februari 2020. (yusuf/humas)

Satu lagi sarana ibadah diresmikan di Kota Palu yang rusak akibat bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi 28 September 2018 silam. Adalah Masjid Al-Ihsan di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, yang dibangun kembali atas bantuan pemerintah dan warga Kota Samarinda diresmikan, Senin 10 Februari 2020.

PALU, NEWSURBAN.ID – Masjid Al-Ihsan bantuan Pemerintah Kota Samarinda di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Senin (10/2/20) diresmikan.

Peresmian masjid tersebut dihadiri Walikota Palu Hidayat Walikota Samarinda H Syaharie Jaang, Sekretaris Daerah Kota Samarinda, dan sejumlah jajaran pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Samarinda.

Walikota Hidayat dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan sebesar-besarnya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Palu kepada pemerintah dan masyarakat Kota Samarinda yang telah membantu pembangunan kembali Masjid Al-Ihsan Duyu.

Hidayat meminta warga Kota Samarinda untuk mendoakan korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu, tetap kuat untuk bangkit dan pulih seperti sediakala.

Klik >>> Saat Itu Kami Blank! Hidayat Teringat Saat Gempa Mengguncang Palu

“Semoga pemerintah dan warga Kota Samarinda diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT. Doakan kami di sini semoga tetap kuat,” kata Hidayat.

Menurut Hidayat doa, dukungan, dan bantuan dari pemerintah dan warga se Indonesia, tidak terkecuali di Samarinda merupakan salah satu pendorong warga dan korban bencana Palu bisa tetap kuat dan tabah.

Hidayat juga menyebutkan saat ini masih ada sekitar 42 ribu jiwa yang mengungsi akibat bencana gempa, tsunami, dan likuifaksi yang melanda Kota Palu tanggal 28 September 2018 silam.

“Sebagian sudah tinggal di hunian sementara dan sebagian masih ada yang tinggal di shelter pengungsian. Diupayakan sebelum lebaran tahun ini, para pengungsi sudah tinggal di hunian tetap,” katanya. (yusuf/*)

Leave a Reply