Akhirnya Politisi PPP Makassar Ini Dilantik Menjadi Anggota DPRD

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Makassar Rahmat Taqwa Quraisy yang sebelumnya menjalani rehabilitasi terkait penggunaan narkoba jenis sabu-sabu akhirnya bisa bernafas lega, setelah Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar menjadwalkan pelantikannya.

Ketua Badan Musyawarah DPRD Makassar Andi Suhada Sappaille, Senin, mengatakan, pelantikan Rahmat Taqwa Quraisy sebagai anggota DPRD Makassar akan dilaksanakan pekan ini.

“Pelantikannya minggu ini, hari Jumat (14/2) nanti. Pelantikannya itu sudah dibahas dan dirapatkan di Bamus,” kata Andi Suhada Sappaille.

Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Makassar itu menyatakan, sebelum penjadwalan pelantikan digelar, pihaknya terlebih dahulu melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pakar hukum yang ditunjuk sebagai tenaga ahli di DPRD Makassar.

Hasil konsultasi itu, kata Wakil Ketua DPRD Makassar tersebut, pelantikan harus segera dilaksanakan karena jika terus tertunda, maka akan melanggar aturan perundang-undangan.

“Begitu ada hasil dari konsultasi kita bersama pakar hukum, maka langsung kita gelar rapat di Bamus untuk penjadwalan pelantikan itu. Dalam rapat Bamus kita juga telaah aturan pemerintah yang berhubungan dengan pelantikan,” katanya.

Sebelumnya, oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yang baru terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019, berinisial RTQ ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Pelaku yang diketahui kader dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut, ditangkap di rumahnya oleh Tim Elang Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, di Jalan Barukang.

Kader tersebut, sudah sekitar enam bulan menggunakan sabu. Pelaku menjadi Target Operasi (TO). Barang bukti yang berhasil disita polisi sekitar dua saset sabu dan dua sintetis serta peralatan sabu.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Makassar, RTQ dijatuhi hukuman rehabilitasi selama sembilan bulan dan pelantikannya sebagai anggota DPRD terpilih untuk sementara ditunda hingga masa hukumannya selesai. (*)

Leave a Reply