Isu Percepatan Pembangunan dan Pengentasan Kemiskinan Mencuat di Musrenbang Tatanga

Sekretaris Daerah Kota Palu H Asri mewakili walikota membuka Musrenbang tingkat Kecamatan Tatanga, Jumat, 14 Februari 2020. (yusuf/humas)

Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang di Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Jumat (14/2/20) mengangkat isu percepatan pembangunan dan pengentasan kesmiskinan pascabencana gempa tsunasi dan likuifaksi.

PALU, NEWSURBAN.ID – Walikota Palu diwakili Sekretaris Daerah Kota Palu H Asri, membuka secara resmi Musrenbang Tingkat Kecamatan Tatanga, Jumat, 14 Februari 2020, di Aula Wisma Alam Raya Kota Palu.

Musrenbang tingkat kecamatan tersebut dihadiri Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu Arfan dan tim pendamping Pemerintah Kota Palu.

Klik >>> Musrenbang Palu Barat, Pemkot Harap Masyarakat Berkontribusi Beri Masukan

Sekkot Asri yang membacakan sambutan tertulis walikota menyampaikan Musrenbang tingkat kecamatan ini, merupakan bagian dari rangkaian proses penyusunan rencana kerja Pemerintah Kota Palu secara partisipatif untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat, sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi pada masing-masing wilayah.

“Musrenbang tahun ini, dipandang sebagai momentum strategis, sebab berada pada periode akhir perjalanan pembangunan kota Palu periode 2016-2021,” ungkapnya.

Walikota melalui dalam sambutannya berharap Musrenbang kali ini, benar-benar dimanfaatkan oleh semua pihak, baik pemerintah, perwakilan profesi, maupun masyarakat Kecamatan Tatanga, untuk lebih mengkongretkan berbagai rencana pembangunan agar dapat diterima baik oleh masyarakat.

Walikota mengatakan, isu pembangunan Kota Palu pascabencana dan peningkatan angka kemiskinan, serta pelambanan percepatan pembangunan dan ketimpangan pemerataan, agar bisa menjadi lebih berkualitas, harus menjadi isu yang dominan.

“Tentunya itu membutuhkan sinergi antarsektor, antarprogram/kegiatan, serta upaya yang mengintegrasikan perencanaan pembangunan partisipatif menjadi sebuah program kerja yang bersifat strategis, kolaboratif, dan efektif,” jelas Walikota. (yusuf/*)

Leave a Reply