Bupati Laura Launching Penerbangan Subsidi Hevilift Nunukan-Long Bawan Krayan Berpenumpang 17 Orang

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura bersama Ketua DPRD Hj Rahma Leppa dan sejumlah pejabat saat launching penerbangan subsidi Hevilift rute Nunukan-Long Bawan Krayan, Sabtu (15/2/20). (humas)

Penerbangan subsidi ongkos penumpang Nunukan-Long Bawan, Krayan akhirnya terwujud. Launching terbang perdana Hevilift Aviation Indonesia (Hevilift) dilakukan, Sabtu (15/2/20) oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid. Untuk rute ini, Pemkab Nunukan harus merogoh ABPD hingga Rp7 miliar setahun.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Bupati Laura lega setelah pemnerbangan perdana subsidi ongkos penumpang terwujud, Sabtu (15/2/20). Laura mengucapkan selamat atas launching penerbangan perdana subsidi ongkos angkut penumpang udara pesawat Hevilift Aviation Indonesia, Rute Nunukan-Long Bawan Kerayan (PP) Tahun 2020.

Rute ini dilayani dengan pesawat jenis Twin Otter DHC6-300 berdaya angkut penumpang 17 seat.

Proses perwujudan program ini, sebelumnya Laura sempat panik karena sebenernya proses lelang sudah dimulai sejak November 2019. Dan dua, tiga kali, lelang tidak ada yang mendaftar.

“Sementara, masyarakat kita di Krayan sangat membutuhkan transportasi ini, dan bisa kita bayangkan bahwa pelayanan pemerintah juga pasti akan sangat terhambat jika program ini tidak terlaksana,” katanya.

Baca:

Kekhawatirannya terobati setelah pesawat Twin Otter DHC6-300 berpenumpang 17 orang terbang di rute Nunukan-Long Bawan Krayan. “Alhamdulillah kita bisa launching penerbangan perdana hari ini (Sabtu, 15/2/20) bersama pesawat Hevilift Aviation Indonesia. Saya ucapkan terimakasih semoga kerja sama ini dapat kita jalin dengan sebaik mungkin,” harap Laura.

Laura juga menguraikan penerbangan ini diupayakan Pemkab Nunukan, dengan memperhatikan aspirasi dan memahami kebutuhan masyarakat khususnya pada daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses komunikasi dan transportasi.

Tak hanya penerbangan subsidi penumpang. Pemkab Nunukan beberapa tahun terakhir juga membuat beberapa terobosan guna meningkatkan layanan kepada masyarakat. Salah satunya, di tahun 2020 ini, Pemkab Nunukan menganggarkan pembiayaan Ambulance Udara sebesar Rp600 juta.

“Ambulance udara ini penting meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Krayan yang secara geografis sangat mengalami keterbatasan akses. Sebelumnya di Tahun 2019 Pemerintah Daerah juga menganggarkan Rp400juta dengan sistem klaim, yang artinya ketika di pakai baru kemudian dibayar,” jelas Laura.

Terobosan-terobosan tersebut menurut dia, semata-mata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan sekaligus sebagai bentuk pelayanan kesehatan pada masyarakat oleh pemerintah daerah.

Terkait penerbangan subsidi ongkos angkut penumpang yang baru dilaunching, Pemkab Nunukan menganggarkan biaya sebesar kurang lebih Rp7 miliar untuk 338 flight dengan rute Nunukan-Krayan pulang pergi. Dengan adanya subsidi ini, maka akan memangkas harga tiket penerbangan yang biasanya Rp1.600.000 menjadi Rp. 400.000.

“Jadi kita dari pemerintah mensubsidi sekitar Rp1.200.000 untuk per penumpang. Hal ini tentunya juga wujud dari komitmen pemerintah daerah di bidang transportasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Krayan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, subsidi-subsidi semacam ini tidak hanya sekedar untuk Krayan. “Jadi sebenernya SOA (subsidi ongkos angkut) ini kita ada dua macam, ada SOA barang dan ada juga SOA penumpang/Orang. Dan ini juga peruntukkan untuk masyarakat yang berada di wilayah Lumbis Ogong, Lumbis Pangsiangan dan dan Lumbis Hulu. Ini sudah berjalan dari beberapa tahun sebelumnya hingga saat ini, jadi ada alokasi anggaran dari APBD Nunukan yang kita peruntukkan atau intervensi untuk membantu masyarakat kita agar kebutuhan sembako mereka bisa diperoleh dengan harga yang paling tidak bisa sama dengan harga yang ada di Nunukan,” jelasnya.

Laura menyebutkan, laporan terakhir khusus untuk SOA penumpang ini sejak 2017 hingga 2019, sudah mencapai kurang lebih Rp32 miliar. “Kita intervensi dari APBD kita, ini belum termasuk SOA Barang yang kita alokasikan untuk kecamatan-kecamatan, khususnya kecamatan yang ada di wilayah-wilayah pedalaman. Atas semua yang dilakukan tersebut, maka itu semua adalah salah satu upaya pemerintah daerah untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kita khususnya di wilayah-wilayah pedalaman,” kata Laura.

Pesawat milik Havilift Aviation Indonesia berjenis Twin Otter DHC6-300 berkapasitas 17 seat yang digunakan menerbangi Nunukan-Long Bawan Krayan. (ama)

(sdm/ama/*)