Terima BNPT, Hidayat Tawarkan Sinergi Program Unggulan Untuk Cegah Paham Radikalisme

Walikota Palu Drs Hidayat M.Si melakukan pertemuan dengan Sekretaris Utama BNPT Marsekal Muda TNI Dr A Adang Supriyadi, Rabu, 19 Februari 2020. (yusuf/humas)

Pemerintah Kota Palu mengajak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersinergi melalui program unggulan sebagai salah satu solusi mencegah munculnya paham radikalisme dan terorisme.

PALU, NEWSURBAN.ID – Sekretris Uttama BNPT√ A Dadang Supriyadi bersama Walikota Palu Hidayat mengadakan pertemuan di Ruang Rapat Bantaya Kantor Walikota Palu dalam rangka silaturahmi tim sinergitas 38 kementerian/lembaga bersama Pemerintah kota Palu tahun 2020.

Pertemuan yang dihadiri Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Palu Imran Lataha dan sejumlah pimpinan dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Palu membicarakan pencegahan dan penanganan teroris di Kota Palu.

Walikota Hidayat mengucapkan selamat datang kepada Sestama BNPT yang juga merupakan sahabat karib Walikota Palu saat menempuh pendidikan Lemhanas beberapa tahun silam. “Ini merupakan suatu kebanggaan dan keberuntungan bagi kita di kota Palu. Silahkan beberapa dinas berkoordinasi tentang program apa saja yang bisa disinergikan,” ujar Walikota.

Baca:

Hidayat menyatakan program yang disinergikan tentunya bertujuan untuk mengurangi potensi-potensi timbulnya pemahaman maupun perilaku terorisme di Kota Palu. “Saya kira ini perlu kita perhatikan dan kita sentuh dalam usaha apapun,” ujar Hidayat.

Menurut Walikota, salah satu program yang bisa disinergikan adalah “Kelurahan Inovasi Unggul dan Mandiri Berbasis Iptek bagi Kemandirian Ekonomi Kerakyatan” yang merupakan misi ketiga pembangunan Pemkot Palu.

“Program ini harus tuntas, semua peralatan kita berikan bahkan bahan bakunya pun kita pasok. Ini sangat perlu sekali, karena bencana alam kemarin, itu semua habis total,” lanjut Wali kota.

Selain itu, Walikota juga mengungkapkan bahwa banyak nelayan yang sangat terdampak akibat bencana tanggal 28 September 2018 silam dan mereka sangat membutuhkan perahu beserta mesin katintingnya.

“Alhamdulillah berkat dukungan Sestama BNPT, kita kemarin mendapat bantuan 202 perahu dari Kementerian ESDM RI. Kita juga sudah beli 250 perahu tambahan, namun tinggal mesin katintingnya,” jelas Walikota.

Di akhir sambutannya, Walikota berharap pertemuan kali ini sangat bermanfaat dalam rangka upaya rehabilitasi dan rekonstruksi kota Palu pascabencana Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi yang terjadi.