Gubernur Nurdin Abdullah Tekankan Pemkab dan Pemkot Fokus Atasi Kemiskinan

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat menghadiri hari jadi ke 60 Kabupaten Pangkep, Rabu 26 Februari 2020 di Gedung DPRD Pangkep. (kominfo)

Gubernur Sulawesi Selatan meminta pemerintah kabupaten dan kota fokus mengentaskan kemiskinan melali program-program yang mumpuni.

PANGKEP, NEWSURBAN.ID – Gubernur Sulawesi Selatanย Nurdin Abdullah ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘, saat menghadiri hari jadi ke 60 Kabupaten Pangkepdi Gedung DPRD Kabupaten Pangkep, Rabu 26 Februari 2020, menekankan agar pemerintah daerah fokus mengentaskan kemiskinan di daerahnya.

Untuk Kabupaten Pangkep, Gubernur Sulsel menjelaskan beberapa langkah taktis untuk mengatasi kemiskinan.

Pertama, bagaimana koordinasi pemerintahan dengan seluruh unsur dunia usaha untuk menyerap pengangguran.

Kedua, bagaimana menata birokrasi agar menjadi pemerintah yang melayani dan bersih, serta peduli dengan seluruh unsur masyarakat.

“Penuntasan kemiskinan ini tidak sulit, tinggal bagaimana kita koordinasi dengan dunia usaha. Reformasi birokrasi, kita ciptakan pemerintah yang melayani dan bersih,” jelasnya.

Nurdin Abdullah lebih jauh mengaku untuk mewujudkan masyarakat sejahtera membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki integritas tinggi.

Baca:

“Semua pejabat harus memiliki integritas. Apapun yang kita ingin bangun, akan susah kalau tidak memiliki integritas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bagaimana untung rugi bagi masyarakat jika terus menanam jagung dan membabat habis hutan. Nurdin Abdullah mengajak masyarakat dan stakeholder di Pangkep agar sama-sama melestarikan hutan demi menjaga musibah bencana alam.

Menurut dia, lebih banyak kerugian dari dampak penanaman jagung. Bila dihitung jumlah keseluruhan dari pendapatan, maka ditaksir sekitar Rp 15 sampai 20 miliar, sedangkan kerugian akibat banjir dan longsor mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kerugian kita lebih banyak daripada keuntungan. Pendapatan kita dari jagung mungkin hanya puluhan miliar sementara kerugian kita mencapai ratusan miliar rupiah,” pungkasnya. (*)