Innalillahi, Dua Panitia MTQ XVI Nunukan Tewas Kecelakaan, Bupati Laura Ucapkan Duka Mendalam

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid didampingi beberapa pejabat dan aparat dari Kodim 0911 Nunukan mendatangi rumah sakit melihat dua korban tewas dari panitia MTQ XVI Nunukan. (humas)

Dua anggota panitia MTQ XVI Nunukan yang bertugas menyuplai kebutuhan air peserta, tewas dalam menjalankan tugas. Mobil yang digunakan kedua korban untuk mengangkut air mengalami kecalakaan.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Kabar duka menyelimuti pelaksanaan MTQ Ke – XVI di Kecamatan Sebatik Tengah 🤗🤗 🤗. Dua orang Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 600 Raider/Modang yang bertugas menyuplai kebutuhan air bersih untuk para peserta MTQ di beberapa kafilah, yakni  Pratu David Akbar Husen (23) dan Prada Budi Nur Cholis (22),  meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada hari Selasa sore (25/2/20).

Informasi kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut diperoleh dari Kodim 0911 Nunukan. Pihak Kodim 0911 Nunukan menyebutkan, kedua Anggota Satgas Pamtas tersebut awalnya berniat mengambil air bersih menggunakan mobil tangki air jenis NPS.

Sesampainya di jalan menanjak di sekitar Tugu Garuda Perkasa Desa Aji Kuning, mobil yang dikendarai keduanya oleng dan terguling hingga keluar dari badan jalan.

Baca:

Akibat dari kejadian itu, Pratu David Akbar Husen meninggal di lokasi kejadian, sementara Prada Budi Nur Cholis meninggal saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nunukan. Jenazah keduanya rencananya akan dikebumikan di kampung halamannya masing–masing, David Akbar Husen di Padang, Sumatera Barat dan Prada Budi Nur Cholis di Bojonegoro, Jawa Timur.

Mendapat kabar kecelakaan tersebut, Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid malam tadi menyempatkan diri datang ke RSUD Nunukan untuk melihat langsung kondisi korban. Ditemani Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, Kepala Kemenag Kabupaten Nunukan H. Muhammad Saleh, dan Kabag Humas dan Protokol Hasan Basri, Bupati Laura langsung mendatangi ruang IGD. Laura pun menyampaikan turut berduka cita atas kejadian itu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan rasa bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya dua prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 600 Modang. Marilah kita sama – sama berdoa semoga keduanya meninggal dalam keadaan husnul khotimah, dan keluarganya senantiasa diberikan ketabahan,” kata Laura🤗 🤗🤗.

Komandan Kodim 0911 Nunukan Letkol (CZI) Eko Pur Indrianto, Komandan Yonif Raider 600 Modang Letkol (Inf) Ronald Wahyudi, dan beberapa pajurit TNI juga tampak datang di rumah sakit tadi malam.

Letkol Ronald Wahyudi yang sempat menyalami dan berbincang sejenak dengan bupati menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian pemerintah daerah terhadap dua prajuritnya yang meninggal dunia dalam tugas.(hms/adi/*)