Tak Lama Lagi, 11 Desa Perbatasan Nunukan-Malaysia Nikmati Jaringan Telekomunikasi

Uji BTS di perbatasan Nunukan-Malaysia. (Diskominfotik Nunukan)

Masyarakat Kabupaten Nunukan yang tinggal di daerah perbatasan dari tahun ke tahun semakin merasakan manfaat dari perluasan jangkauan telekomunikasi seluler. Dalam waktu dekat, 11 desa lagi akan tercover BTS.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Manfaat telekomunkasi dirasakan warga perbatasan Nunukan – Malaysia berkat Program Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo). Melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Kominfo terus melakukan bantuan pembangunan BTS (Base Transmission Sistem) pada daerah-daerah yang Blank Spot setiap tahunnya.

“Ada beberapa daerah di Kabupaten Nunukan yang masih di kategori “Blank Spot” yakni wilayah desa yang berada di Kecamatan Sembakung, Lumbis Ogong, Lumbis Hulu, Lumbis Pansiangan, Tulin Onsoi  dan Krayan”, terang H. Suprianto selaku Kepala Diskominfotik Kabupaten Nunukan di ruang kerjanya.

Perencanaan pengurangan wilayah “Blank Spot” di Kabupaten Nunukan ditargetkan selesai pada tahun 2022, dengan memperkuat kerja sama dengan Bakti Kominfo sebagai badan yang melayani konektifitas telekomunikasi.

Baca:

“Akan tetapi bukan hanya wilayah Blank Spot saja yang menjadi target kita, penambahan dan penguatan signal / akses internet tentunya menjadi fokus kita juga”, imbuhnya.

Berdasarkan data dari Kepala Seksi Pengelolaan Infrastruktur dan Keamanan Sistem Elektronik Diskominfotik Rahmansyah, disampaikan bahwa untuk tahun 2019 Kabupaten Nunukan mendapatkan bantuan sebanyak 23 Vsat Internet yang telah dibangun dan tersebar di beberapa wilayah sebagai layanan koneksifitas untuk warga dan layanan akses internet sekolah.

Dia menyebutkan, tahun 2020 ini sedang dilakukan pembangunan dan instalasi untuk 11 BTS Telekomunikasi di beberapa titik. Yakni Kecamatan Sembakung (Desa Manukbungkul, Lubakan, Tagul, Plaju dan Tepian), Kecamatan Lumbis Ogong (Desa Suyadon dan Long Bulu), Kecamatan Lumbis Hulu (Desa Sanal, Tutulibing), Kecamatan Tulin Onsoi (Desa Tinampak 1), dan Kecamatan Krayan Timur (Desa Bungayan).

“Sebelas daerah itu diperkirakan dalam waktu tidak lama lagi sudah dapat dinikmati oleh warga”, ungkap Rahman. (adi/*)

 

 

Sumber: Seksi Pengelolaan Infrastruktur dan Keamanan Sistem Elektronik Diskominfotik Nunukan

One thought on “Tak Lama Lagi, 11 Desa Perbatasan Nunukan-Malaysia Nikmati Jaringan Telekomunikasi

  1. Pingback: Mahalnya Kebutuhan Hidup di Krayan Nunukan, BBM Rp35 Ribu Per Liter, Gula Pasir Rp40 Ribu Per Kilogram, Gas Elpiji 14 Kg Rp1,5 Juta | Newsurban

Leave a Reply