Walikota Hidayat Temui Warga Beberkan Progres dan Hasil Penanganan Pascabencana Palu

Walikota Hidayat silaturahmi dengan warga BTN Banteng, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (3/3/20). (yusuf-humas)

Walikota Palu Hidayat tak menanggapi informasi yang dianggapnya hoax terkait penanganganan pascabencana gempa, tsunami, dan lukuifaksi di Kota Palu. Hidayat memilih bertemu langsung warga dan menjelaskan progres serta hasil yang telah dicapai.

PALU, NEWSURBAN.ID – Walikota Palu Hidayat menjelaskan berbagai langkah penananganan pascabencana gempa, tsunami, dan likuifaksi yang sudah dia lakukan dan berjalan normal.

Silaturahmi dengan warga BTN Banteng, Kecamatan Palu Selatan, di kediaman Hartati Bauti, Selasa (3/3/20).

Dalam pertemuan itu, Walikota Hidayat menjelaskan, progres penanganan pascabencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami yang melanda Kota Palu, 28 september 2018 lalu.

“Berbagai upaya telah kami lakukan bersama-sama dengan jajaran Pemkot Palu dan pihak terkait, dan semuanya berjalan baik,” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan, meski di awal-awal sangat sulit namun dengan upaya dan kerja keras sehingga tak hanya memenuhi kebutuhan sandang dan pangan masyarakat penyintas bencana, namun juga sarana dan prasarana juga dipenuhi oleh Pemkot Palu. Ditambah lagi dengan bantuan kemanusiaan dari berbagai sumber yang sangat peduli sehingga Kota Palu bangkit dan mulai menggeliat di segala sektor.

Baca:

Namun segala upaya dan niat yang tulus yang dilakukan Walikota Palu bersama jajarannya serta pihak-pihak terkait ada saja yang sengaja menyudutkan dengan membuat berita hoax yang banyak menyalahkan dirinya.

“Semua hinaan dan cacian tersebut sama sekali tidak dibalas. Justru pihak yang menghujat dan mencaci maki kita doakan agar menyadari perbuatannya dan bersama-sama membangun Kota Palu yang kita cintai bersama ini,” kata Hidayat.

Sejumlah warga juga bertanya langsung ke Walikota Hidayat terkait dana stimulan, dana santunan duka, dan hal yang berkaitan dengan kebencanaan.

Walikota menjawab, semua pengaduan warga mendapat perlakukan yang sama untuk disikapi dengan baik dan hak hak warga penyintas bencana harus diakomodir dan direspons dengan cepat. Untuk kaitannya dengan dana stimulan pencairannya harus melalui serangkaian tahapan karena terkait dengan kategori rumah rusak berat, sedang, dan ringan.

Demikian halnya dengan dana santunan duka juga dalam waktu dekat ini segera dicairkan ke warga yang berhak dalam hal ini pihak ahli waris. Santunan duka tahap kedua dalam waktu dekat ini dicairkan tinggal menunggu sinyal dari kemensos RI dalam kaitannya transfer dana santunan duka ke warga ahli waris yang berhak menerima. Dan banyak hal lagi yang menjadi topik menarik dalam pertemuan tersebut. (yusuf/*)