Abrasi Kikis Tanah Pantai Pulau Sebatik 5 Meter Per Tahun

Pantai pulau sebatik amblas akibat abrasi yang mengikis tanah sepanjang pantai. (ist)

Pengikisan tanah (abrasi) di sepanjang pantai di Sebatik Induk dan Sebatik Timur diperkirakan 5 meter per tahun. Fenomena abrasi di pulau perbatasan RI-Malaysia itu, bukan lagi masalah daerah tetapi nasional.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Bidang Rehebilitasi dan Rekonstruksi Pascaencana (Sektor Perumahan, Infrastruktur, Ekonomi, Sosial dan Lintas Sektor) Muliyadi, mengatakan, di Sebatik Induk dan Sebatik Timur dalam waktu satu tahun abrasi tanah sekitar 5 meter.

“Ini bukan lagi masalah daerah tapi nasional. Masalah serius ini tidak bisa kami tangani sendiri. Harus ada penanganan cepat tanggap dan bukan asal penanganan,” tutur Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, hasil kajian penelitian yang dilakukan BPBD Nunukan,penanganan abrasi ini, tidak bisa dilakukan serampangan. “Jika tidak tepat caranya, abrasi ini tidak bisa diatasi,” katanya.

Dia mencontohkan, pembangunan penahan gelombang atau pohon mangrove. “Jangan sampai masalah abrasi Pulau Sebatik sebagai proyek semata tanpa ada kajian yang jelas, karena kajian kami ada tahapan-tahapan penyelesaian abrasi. Imbasnya ke lingkungan dan masyarakat Sebatik,” kata Mulyadi.

Dia pun mengakui, sudah menyampaikan hasil kajiannya kepada BPBD Provinsi Kaltara. Semoga hasil kajian kami menjadi arah perbaikan abrasi pulau Sebatik. Harapnya lagi Pemerintah Pusat dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian PU PR agar melihat masalah ini secara menyuluruh,” tuturnya. (arung/*)

 

One thought on “Abrasi Kikis Tanah Pantai Pulau Sebatik 5 Meter Per Tahun

  1. Pingback: Balapan Liar, Bikers dan Penonton Dihukum Jalan Kaki ke Polsek Sebatik Timur | Newsurban

Leave a Reply