Walikota Perintahkan Kadisdikbud Utus Siswa Terbaik Timbah Ilmu di Ponpes Tamboro

Walikota Palu Hidayat saat mengikuti tablig akbar dan pengajian umum bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Jawa Timur, KH Ubaidillah Ahror, Sabtu, 7 Maret 2020. (yusuf/*)

Walikota Palu Hidayat merasa kagum terhadap Pondok Pesantren Al-Fatah Tamboro, Jawa Timur. Walikota Hidayat memerintahkan Kadis Dikbud untuk mengutus 10-20 siswa terbaik belajar di Pondok Pesantren Al-Fatah Tamboro, Jawa Timur.

PALU, NEWSURBAN.ID – Ungkapan kagum Walikota Palu Hidayat saat menghadiri tablig akbar dan pengajian umum bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Jawa Timur, KH Ubaidillah Ahror, Sabtu, 7 Maret 2020.

Tablig akbar dan pengajian umum dilaksanakan di Masjid Darul Hikmah, Perumahan Dosen Tondo tersebut juga dihadiri para pimpinan OPD lingkup Pemerintah kota Palu dan dirangkaikan dengan pertemuan da’i dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan kesan pertama saat dirinya berkunjung di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Jawa Timur belum lama ini. “Sungguh luar biasa di Pondok Pesantren tersebut. Saya baru pertama ke Temboro dan alhamdulillah sempat menimba ilmu di sana,” ungkapnya.

Baca:

Walikota menginginkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu melalui program penambahan jam pelajaran agama di sekolah, dapat memilih 10-20 siswa terbaik khususnya dalam hal Baca Tulis Qur’an (BTQ) untuk dikirim ke Pondok Pesantren pimpinan KH. Ubaidillah Ahror tersebut.

“Coba nanti setelah kita tentukan siswa yang terbaik, kita memohon orang tua siswa yang bersangkutan untuk memberi izin anaknya kita kirim ke Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro,” ujar Walikota.

Hal tersebut, katanya sebagai salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk menjadikan kota Palu gudangnya para Qori’-Qori’ah, sehingga ketika mengikuti ajang MTQ dan sebagainya kedepan, Kafilah Palu tidak sibuk mencari pemain ‘naturalisasi’.

“Selain itu juga, kita inginkan anak-anak kita, tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, namun juga kecerdasan emosional dan spiritual,” kata Wali kota. (yusuf/*)

Leave a Reply