Akses Jalan Dipagari, Warga Toddopuli Mengadu ke DPRD Makassar

Akses Jalan Dipagari Pemilik Tanah, Warga Mengadu ke Dewan Makassar. (humas)

Sejumlah warga jalan Toddopuli mengadu ke DPRD Makassar karena akses jalan ke rumah mereka sudah dipagari pemilik tanah dan pengembang.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendapat aduan dari warga Toddopuli yang akses jalan menuju kediamannya ditutup. Penutupan ini diketahui terjadi usai dibangunnya perumahan Ilma Residence di kawasan tersebut.

Salah seorang warga yang akses rumahnya tertutup mengaku, sebelumnya memang sudah ada akses jalan yang terhubung langsung ke jalan umum Toddopuli Raya, namun sekarang sudah tidak ada lagi lantaran aksesnya tertutup di pemilik lahan penjual coto.

“Dulu memang ada akses jalan meski hanya bisa dilewati satu motor. Sekarang sudah tidak ada lagi, jadinya kami ingin keluar beraktifitas terpaksa kami meminta memanjat tembok STIKI,” ucap warga yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.

“Kami mengetuk sisi kemanusiaan semua pihak yang terkait agar kami diberi akses jalan. Kasian kami setiap mau keluar harus memanjat tembok STIKI,” lanjutnya, Jum’at (13/3).

Ketua Komisi A Supratman mengungkapkan, pihaknya akan melakukan peninjauan langsung di lokasi yang dimaksud dengan melibatkan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar.

“Kita akan tinjau langsung untuk memastikan apakah jalan yang tertutup itu masuk dalam sertifikatnya SPBU dengan penjual coto. Karena berdasarkan sertifikat warga yang datang mengadu di DPRD itu kelihatan akses jalan masuk kurang lebih satu meter,” terang Supratman.

Lebih jauh dijelaskannya, awalnya pihak Ilma Residence telah membuka jalan belakang perumahan untuk warga dengan harapan pihak SPBU dengan lahan penjual coto melakukan hal yang sama untuk akses jalan warga tembus ke jalan poros Toddopuli Raya.

“Dari keterangan pihak Ilma Residence sudah buka jalan, mungkin berpikirnya barengan dengan pihak SPBU dan penjual coto. Mungkin berpikirnya seperti itu, tetapi kita akan coba tinjau dulu karena pihak Ilma Residence juga belum menyerahkan fasum sasosnya,” terangnya.

Sementara itu, pihak pengembang Ilma Residence Malik Ibrahim mengungkapkan, pihaknya sudah tidak memiliki kepentingan terkait aduan warga tersebut lantaran pihaknya sudah membuka akses jalan untuk warga.

“Proyek perumahan Ilma Residence itu sudah selesai, kita sudah hibahkan buka jalan untuk warga. Yang tertutup akses itu SPBU dengan mitra selaras, yang mau dijembatani oleh DPRD,” kata Malik Ibrahim. (*)

Leave a Reply