Dicurigai, Dua Warga Palu Jalani Perawatan di Ruang Isolasi Virus Corona RSUD Undata

Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny Lamajidho bersama Tim Penanganan Kasus Virus Covid-19 Sulteng menggelar konferensi pers terkait 32 OPD dan 2 pasien baru di Kantor Dinkes Sulteng, Minggu 15 Maret 2020. (ist-yusuf)

Tim Penanganan Kasus Virus Covid-19 Sulteng merilis dua pasien di luar dari 32 ODP tengah dirawat secara intensif di ruang isolasi RSUD Undata. Dua orang itu berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

PALU, NEWSURBAN.ID – Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah dr Reny Lamajidho, mengatakan dua warga Palu yang sedang dirawat di Ruang Isolasi Virus Corona RSUD Undata Palu sedang dalam tahap penanganan.

“Dua warga palu masing-masing berumur 16 tahun dan 62 tahun jenis kelamin perempuan. Keduanya dirujuk dari RS BK palu dan RS Budi Agung sejak Sabtu 14 Maret 2020,” ungkap Reny dalam konferensi pers Minggu, 14 Maret 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Sulteng Jl RA Kartini Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur Kota Palu.

Hadir dalam koneferensi Kepala Dinas Kesehatan Sulteng dr Reny Lamadjidho, Wakil Ketua Tim Penanganan Kasus Virus Covid-19 Sulteng dr. Amsir, dan Kepala Bidang Penyeleidikan Penyakit/Virus Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng Hesti.

Reny lebih lanjut menjelaskan, pasien umur 16 tahun berstatus sebagai pelajar dan pasien umur 62 tahun sebagai ibu rumah tangga. “Keduanya masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” ujar Reny.

Baca:

Terkait ketersediaan alat pelindung diri, Dinas Kesehatan memiliki 105 buah dan masih berada di tangan Dinas Kesehatan Sulteng. “Untuk pendistribusian belum dilakukan mengingat jumlahnya sangat terbatas,” kata Reny.

Wakil Ketua Tim Penanganan Kasus Virus Covid-19 Sulteng dr.Amsir, juga membenarkan adanya dua warga Palu yang saat ini sedang dirawat di ruang isolasi RSUD Undata Palu setelah terindikasi terjangkit virus Corona (COVID-19).

“Pasien tersebut merupakan rujukan dari Rumah Sakit Bala Keselamatan (BK) dan RS Budi Agung Palu. Diketahui pasien sempat berada di Jakarta. Karena itu pihak rumah sakit BK dan Budi Agung langsung merujuknya ke rumah sakit Undata tadi malam (Sabtu malam, 14 Maret 2020) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” jelasnya.

Saat ini kata dia, kedua pasien masuk dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tengah dirawat secara intensif di ruang isolasi.

Sementara itu pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah pasien positif Corona atau tidak. Hal ini disebabkan karena harus menunggu sampel yang dikirim ke laboratorium di Jakarta.

Pasien sempat melakukan perjalanan ke daerah Jakarta pada tanggal 3 Maret 2020. Untuk pasien 2 orang kategori PDP tidak termasuk dari 32 yang sedang dalam pantauan Dinkes Kota Palu.

“Memang benar ada dua orang yang di bawa ke Undata yaitu wanita umur 62 tahun dirujuk dari RS BK dan wanita umur 16 tahun dirujuk ke Undata dari RS Budi Agung. Keduanya tiba di Undata tengah malam tadi,” kata Amsir.

PERKEMBANGAN KASUS 32 OPD
Terkait 32 warga Palu yang masuk OPD, Kepala Bidang Penyelidikan Penyakit/Virus Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng Hesti menjelaskan, membenarkan adanya 32 masyarkat Kota Palu, Sulteng yang masuk kategori ODP.

Mereka dicurigai/suspek Covid-19 karenakan 32 orang tersebut memiliki riwayat perjalanan dari luar negri seperti Jepang dan Korea, serta sebagian dari Ibu kota Jakarta.

“Untuk warga yang berjumlah 32 orang sementara dilakukan tindakan ODP (Orang Dalam Pengawasan), selama 14 hari. Sebanyak 14 orang sudah dinyatakan aman. Untuk sisanya 18 orang masih dalam pengawasan Dinkes Kota Palu. Dan sampai sekarang keadaan 18 orang tersebut aman terkendali, tidak demam ataupun sakit lainnya,” ungkap Hesti. (yusuf/*)

2 thoughts on “Dicurigai, Dua Warga Palu Jalani Perawatan di Ruang Isolasi Virus Corona RSUD Undata

  1. Pingback: Dinkes Palu Telusuri Satu Eks TKW Hong Kong Dikabarkan Demam Tinggi Enggan Berobat | Newsurban

  2. Pingback: Di Sulsel, Korban Meninggal Akibat Corona Warga Kecamatan Mariso Makassar | Newsurban

Leave a Reply