Luruskan Misinformasi, GM Pelindo Nunukan: Sejak Awal Tahun Kami Siaga Tangkal Covid-19

General Manager Pelindo NunukanĀ  Teguh Firdaus. (ama)

Meski kewalahan karena banyaknya orang terutama PMI yang masuk melalui Pelabuhan Tunon Taka, pihak Pelindo menyatakan tetap siap siaga. Kesiapsiagaan dilakukan sejak isu Covid mewabah awal 2020.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – General Manager Pelindo Nunukan šŸ˜Ž Teguh Firdaus meluruskan sejumlah misinformasi terkait pencegahan virus corona melalui pintu Pelabuham Tunon Taka.

“Banyak pemberitaan yang mengesankanĀ  Pelindo tidak peduli atau tidak mendukung pencegahan Covid-19. Terus terang Kami merasa kecewa terlalu cepat menyimpulkan
dasarnya apa kami diangap tidak peduli. Hanya masalah meja dan kursi yang kurang kami dianggap tidak peduli padahal tidak demikian,” kata Teguh yang ditemui newsurban.id, Senin (16/3/20).

Teguh juga menekankan, pihak manajemen Pelindo terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan. “Mengenai informasi itu kami konfirmasi kembali kepada petugas kesehatan. Ternyata para petugas kesehatan agak sedikit kewalahan. Di samping itu kami kekurangan meja karena mereka datang di waktu bersamaan,” beber teguh.

Baca:

Dia pun heran kalau dianggap tidak peduli. “Kalau kami diangap tidak peduli bagaimana dengan fasilitas yang telah kami siapkan seperti Kantor Kesehatan di terminal dan sosialisai di awal tahun mengenai kesiapan Pelindo mengatasi isu nasional ini. Termscenner sebagai langkah pencegahan awal semua sudah kami siapkan,” katanya.

Pelindo kata dia, sangat peduli dan mendukung penuh pencegahan Covid-19 yang sudah menjadi bencana nasional non alam. “Perlu diketahui, berhubung ini sudah menjadi isu nasional bahkan dunia, kami selalu mendukung upaya dari Petugas Kesehatan maupun Pemerintah Daera,” ujarnya.

Tak hanya termscanner, di setiap toilet juga telah disiapkan handsectan. “Semua upaya pencegahan telah kami siapkan seperti sabun pencuci tangan. Untuk lebih serius mengatasi ini kami telah siapkan masker bagi para petugas dan juga sarung tangan karet,” tuturnya.

Beberapa pelabuhan yang ada di Kabupaten Nunukan yang berada di bawah otoritas Pelindo, kata dia, sudah cukup menyiapkan upaya-upaya pencegahan. “Kami tidak paham menenai jalur yang lain sebab kami lebih fokus di Pelabuhan Tunon Taka,” ungkapnya.

Karena itu, dia mengimbau agar semua pihak tidak terlalu panik dan tetap waspda. “Karena kepanikan membuat daya tahan tubuh kita menjadi lemah,” imbau Teguh.

Dia pun mengakui pelabuhan adalah daerah yang paling sensitif untuk masalah ini. Namun langkah pencegahan sudah disiapkan.

“Intinya kita sangat serius mengatasi isu nasional mengenai virus corona ini,” pungkasnya. (ama/*)