Data Terbaru, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nunukan Ungkap 14 ODP

Serfianus Sekkab Nunukan sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan. (felix)

Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan mengungkap 14 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Mereka tersebar di
Semenggaris, Sungai Nyamuk, Lapri, Nunukan Selatan, Nunukan.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan yang dipimpin Serfianus, menyebutkan meningkatnya kasus Covid-19 di dunia dan jumlah pasien yang positif di Indonesia semakin bertambah hingga merebak ke beberapa wilayah di Indonesia harus menjadi fokus perhatian.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan Aris Suyono, dalam Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan yang dipimpin Serfianus, mengatakan sebelumnya tim  fokus di pintu masuk internasional saja. “Kalau sekarang  tim Kesehatan akan melakukan screaning di semua titik pelabuhan di wilayah Kabupaten Nunukan. Kita akan lihat perkembangannya selama satu bulan ke depan,” jelas Aris Suyono.

Data terbaru dari tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan:
Orang Dalam Pemantauan (ODP)
Semenggaris 1 orang, Sungai Nyamuk 1 orang, Lapri 1 orang, Nunukan Selatan 2 orang, Nunukan 9 orang, sehingga total 14 ODP.

Baca:

ODP keluar Nunukan diantaranya:
ODP deportasi 300 orang, ODP WNA transit 114 orang, ODP WNI transit 468 orang, sehingga total 882 orang.
Sementara ODP selesai pemantauan ada 82 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada.

Ketua Tim yang juga merupakan Sekkab Nunukan, Serfianus saat memimpin rapat bersama tim di Kantor Bupati Nunukan lantai I  (20/3/20), mengatakan tim harus terus melakukan koordinasi untuk mencegah Covid-19 menyebar di Kabupaten Nunukan.

“Kita memiliki tim inti yang terdiri dari tenaga medis yang sudah paham soal penanganan masalah Covid-19. Kemudian ada lagi tim pendukung yang terdiri dari aparat vertikal termasuk OPD yang ada di Kabupaten Nunukan,” ujar Serfianus.

Dia mengatakan, semua pintu masuk di Kabupaten Nunukan saat ini diawasi dengan ketat melalui proses screaning, baik orang yang datang dari Malaysia, maupun warga yang melakukan perjalanan domestik. “Dan kita akan berikan status sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) bagi mereka yang datang dari daerah terjangkit. Kita akan cek riwayat perjalanannya,” kata Serfianus.

Dia berharap perlengkapan yang dibutuhkan, seperti masker, handsanitizer, dan sebagainya dalam waktu dekat sudah sampai ke Nunukan. “Sekarang kita fokus pada tindakan pencegahan,” ujarnya.

Beberapa hari yang lalu, Pemda sudah mengeluarkan kebijakan untuk meliburkan sekolah. Bahkan per 20 Maret, Gubernur Kaltara sudah mengeluarkan kebijakan melalui surat edaran untuk mengalihkan proses belajar mengajar siswa SMA dari sekolah ke rumah.

“Sekarang kita berharap kepada orang tua murid untuk menjaga anaknya supaya tidak keluyuran. Kedepannya jika masih saja keluyuran di jalan, kita akan kerahkan pihak keamanan Satpol-PP untuk melakukan razia terhadap pelajar yang berkeluyuran. Sekolah sudah memberikan tugas yang mestinya dikerjakan di rumah,” kata Serfianus. (FBI/*)

2 thoughts on “Data Terbaru, Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Nunukan Ungkap 14 ODP

  1. Pingback: Cegah COVID-19, Dirjen PPMD Sebut Pemdes Bisa Gunakan Dana Desa | Newsurban

  2. Pingback: PMI Nunukan Periksa Penumpang di Tiga Pintu Masuk | Newsurban

Leave a Reply