Darurat COVID-19, Gugus Tugas Tarakan  Ungkap 4 Kasus PDP 29 ODP

Komunitas milenial Kota Tarakan Kalimantan Utara memenuhi sebuah kafe Sabtu malam (21/3/20) di tengah kampanye WHO dan imbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan massa.

Kota Tarakan, Kalimantan Utara, darurat COVID-19 menyusul 4 kasus terkonfirmasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 29 Orang Dalam Pengawasan (ODP).

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengonfirmasi pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 4 orang. Sementara orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 29 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dinkes Tarakan dr Devi Ika Indriarti, menjelaskan peningkatan jumlah PDP tersebut karena ada pengakuan dari salah satu saudara pasien PDP sebelumnya dan 29 ODP termasuk akumulasi dari seluruh Puskesmas yang ada di Tarakan.

“Sedangkan seluruh sample darah pasien yang telah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit dikirim ke Balitbangkes Jakarta untuk mengetahui ada warga yang terjangkit atau tidak terkait covid-19 di Tarakan,” jelas Dokter Ika sapaan akrab dr Devi Ika Indriarti, Sabtu (21/3/20) via WhatsApp.

Baca:

Dokter Ika mangatakan, upaya  pencegahan  penyebaran  COVID-19  di Tarakan sudah dilakukan sejak awal. “Sebenarnya   kami  begitu  ada  informasi penyebaran  COVID-19 di dunia, kami melakukan rapat koordinasi   bersama Puskesmas dan  UPTD  di lingkungan  Dinas  Kesehatan Kota  Tarakan,” jelasnya.

Dia menyebutkan rakor melibatkan  seluruh Kabid  dan Kasie  di lingkungan  Dinkes ,  Seluruh  Kepala  RS  yang  ada  di  Tarakan. Juga pihak,   BPBD,  Basarnas,  KKP, imigrasi,  satuan  keamanan  dari  Satpol  PP,  unsur  TNI  dan Polri, camat  dan  lurah  se-Kota  Tarakan.

Rakor ditindaklanjuti dengan SK  Tim Gerak  Cepat  (TGC) sebagai  persiapan antisipasi   penyebaran  COVID-19. “Kemudian kami  juga sudah  melakukan  simulasi  dalam bentuk  table top  dan Simulasi  COVID-19, setelah  adanya  Perpres  No.7  Tahun 2020,” katanya.

Pembentukan TGC kata dia mengacu pada hasil rapat koordinasi yang dipimpin Walikota  Tarakan dr. Khairul, M. KES  dan Perpres No 7  Tahun 2020 dan penunjukan Ketua  BNPB  sebagai  Ketua  Gugus  Tugas Covid  19. “SK  TGC  COVID-19 kami ubah  menjadi SK Gugus Tugas  Pencegahan  COVID-19,” ujar Dokter Ika.

Selanjutnya tim ini  membuat   flyer-flyer edukasi kesehatan tentang COVID-19, menyebarkan informasi  pencegahan  penyebaran COVID-19, melakukan  pemantauan dan mengedukasi  yang datang  dan berpergian dari daerah terjangkit  untuk melaporkan diri  ke  hot line  centre 112 dan  melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, Sabtu malam (21/3/20), aparat gabungan Satpol PP, Polri, dan TNI melakukan razia penerapan social distancing terhadap pusat keramaian seperti kafe dan menemukan sebuah kafe buka dengan pengunjung dominan milenial. Tampak kursi di dalam ruangan kafe itu dipenuhi milenial.

Aparat gabungan tidak membubarkan kumpulan milenial di kafe tersebut. Aparat hanya memberi edukasi dan memperingati milenial dan pemilik kafe. (arung/*)

One thought on “Darurat COVID-19, Gugus Tugas Tarakan  Ungkap 4 Kasus PDP 29 ODP

  1. Pingback: PMI Nunukan Periksa Penumpang di Tiga Pintu Masuk | Newsurban

Leave a Reply