Pj Walikota Makassar Pantau Peserta Ijtimah Sebelum Dipulangkan

Penjabat Walikota Makassar menemui peserta Ijtimah Jamaah Tabligh Se Asia yang dikarantina di Hotel Grand Sayang Makassar.

Sebelum dipulangkan ke tempat asalnya, Penjabat Walikota Makassar memantau peserta Ijtimah Jamaah Tabligh se Asia di Hotel Grand Sayang.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Penjabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb memantau sejumlah Warga Negara Asing yang ditampung di Hotel Grand Sayang milik pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan. setelah kegiatan ijtimah di Pakatto Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan batal diselenggarakan.

Sebelumnya ribuan WNA datang dari berbagai negara di Asia rencananya akan menghadiri ljtima Jamaah Tabligh se Asia , namun batal terselenggara untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona covid 19

Iqbal yang tiba di Grand Sayang langsung berdialog dengan Kalakhar BPBD Dr Rusli beserta Komandan Kodim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto mengenai penanganan WNA tersebut selama mereka ditampung sebelum dipulangkan kenegaranya masing masing.

Iqbal berharap WNA yang ditampung di Grand Sayang sebanyak 470 orang diperhatikan segala sesuatu kebutuhannya terutama konsumsi selama mereka ditempatkan di Hotel Grand Sayang .

“Sudah kita koordinasi dengan Pemprov Sulsel siapkan konsumsi malam ini berupa makanan siap saji, besok kita sudah buatkan dapur umum untuk mereka yang ditampung disini, namun yang lebih penting WNA jangan sampai ada keluar berkeliaran,” jelas Iqbal, Kamis malam (19/3/2020).

Iqbal menambahkan bahwa sebagian dari WNA maupun daerah lain di Indonesia rencananya besok subuh sudah ada yang pulang kenegaranya, mereka tinggal menunggu jadwal penerbangan kenegara dan daerah tujuannya masing masing.

Selanjutnya Iqbal meninjau Asrama Haji Sudiang Makassar dilokasi ini menampung ribuan peserta itjimah dari berbagai daerah di tanah air di Indonesia, di Asrama haji sudiang mereka menempari berbagai ruangan yang ada di Asrama haji diantara masjid dan aula sambil menunggu jadwal keberangkatan pulang.

“Panglima telah koordinasi dengan seluruh maskapai penerbangan untuk mereschedule agar secepatnya memberangkatkan WNA untuk pulang kenegaranya,” terangnya. (*)

Leave a Reply