Akibat Corona, 6 Tenaga Medis Meninggal dan 42 Positif Terinfeksi

Penanganan Pasien Corona dilakukan tenaga kesehatan di rumah sakit di ruang perawatan. (Simulasi).

Dari jumlah 25 tenaga medis terinfeksi dan bertambah 17 orang.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperbarui data tenaga medis yang postif terinfeksi Covid-19. Hari ini, Senin (23/3/2020) tercatat terinfeksi sebanyak 42 orang.

“Tenaga kesehatan yang terinfeksi mencapai 42 orang,” kata Ketua II Gugus Tugas COVID-19 DKI Jakarta Catur Laswanto dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dari jumlah itu, juga mencatat Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus corona di Jakarat, ada 400 orang.

Baca juga: Hingga 23 Maret, Positif Corona 579 Kasus, 49 Meninggal, 30 Sembuh

“Terkait jumlah ODP pada hari ini berjumlah 1.465. Adapun yang telah selesai dipantau sejumlah 1.064 dan yang masih dalam pemantauan sejumlah 401 orang,” jelas Catur.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengumumkan, enam dokter yang bertugas menangani wabah virus corona ( Covid-19) di Indonesia meninggal dunia.

Baca juga: DKI Jakarta! 1 Tenaga Medis Meninggal, 25 Positif Terinfeksi Corona

Keenam dokter yang diduga meninggal akibat terjangkit Covid-19, yakni dokter Hadio Ali SpS, dokter Djoko Judodjoko SpB, dokter Laurentius P SpKj, dokter Adi Mirsa Putra Sp THT, dokter Ucok Martin SpP, dan Toni D Silitonga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan data tenaga medis yang terinfeksi virus Corona (COVID-19).

Anies menyebutkan sebanyak 25 tenaga medis positif terjangkit virus Corona.

“Ada 25 tenaga medis yang di Jakarta yang terkonfirmasi positif COVID-19, satu meninggal,” kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/3).

Dari jumlah 25 tenaga medis terinfeksi dan bertambah 17 orang.