Longgarnya Pengawasan COVID-19 di Pelabuhan Feri Juata Laut Tarakan

Suasana Pelabuhan Kapal Fery Juwata Laut Kota Tarakan. (arung)

Dari Tarakan ke Nunukan saya menumpangi Kapal Feri, Selasa 24 Maret 2020 sekitar pukul 20.00 Wita. Dengan perasaan cemas melihat begitu longgarnya pengawasan COVID-19 di Pelabuhan Feri Juata Laut, Kota Tarakan, saya melangkah ke atas kapal feri.

Laporan: Arung
TARAKAN, NEWSURBAN.ID – Hendak ke Nunukan, di benak saya akan ada pemeriksaan suhu tubuh setiap penumpang. Ada penyemprotan disinfektan. Ada tersedia wastafel untuk cuci tangan untuk penumpang.

Bayangan saya ternyata meleset. Berdasarkan pemantauan saya di Pelabuhan Kapal Feri Juata Laut Kota Tarakan,  tak tampak petugas yang memeriksa kesehatan suhu tubuh penumpang.

Begitupun alat penyemprotan disinfektan. Saya berusaha mencari alat-alat atau fasilitas yang saya bayangkan tersedia. Saya mencari ke beberapa sisi, menoleh ke semua arah. Saya hanya menemulan wastafel dan tanda jarak antrean.

Baca:

Walau terpasang tanda jarak antrean agar penumpang menjaga jarak, tidak berdesakan. Namun tak semua penumpang paham tanda jarak antrean itu.

Hemat saya, semestinya ada edukasi agar penumpang paham simbol-simbol itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pengalaman ini sangat kontras dengan yang ada di Pelabuhan Speed Tengkayu dan Bandar Udara Juata. Di dua tempat itu, pemeriksaan dilakukan petugas suhu tubuh dan ada penyemprotan disinfektan, ada tanda jarak, ada edukasi atau sosialisasi pencegahan COVID-19.

Begitu longgarnya pengawasan Virus Corona di pelabuhan ini. Pendapat saya sebagai penumpang, semestinya semua penumpang yang datang diperiksa keningnya menggunakan termometer oleh petugas kesehatan dengan mengenakan masker.

Juga, harusnya ada petugas kesehatan lainnya berjaga-jaga di sekitarnya untuk melayani penumpang yang kedapatan dengan suhu tinggi.

Apalagi Feri dengan tujuan Tarakan Nunukan dan Nunukan Tarakan ini sangat rawan jika tidak diperketat pengawasannya. Ingat mencegah lebih baik daripada mengobati. (*)

One thought on “Longgarnya Pengawasan COVID-19 di Pelabuhan Feri Juata Laut Tarakan

  1. Pingback: Dua Warga Kaltara Positif COVID-19, Gubernur: Waspada Jangan Panik | Newsurban

Leave a Reply