UN Ditiadakan, Begini Tanggapan Kepala Disdik Nunukan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan H Junaidi SH. (ist-felis)

Merespons Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta pidato Presiden RI, tentang ditiadakannya ujian nasional (UN), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan H Junaidi mengatakan langkah yang tepat.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan (Disdik) H Junaidi, SH, menindaklanjuti Surat Edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta pidato Presiden RI, tentang ditiadakannya ujian nasional (UN).

Junaidi mengatakan bahwa ditiadakannya ujian nasional (UN) merupakan langkah yang tepat mengingat dampak penularan yang begitu cepat dari virus Covid-19 yang sudah merebak hampir di sejumlah daerah di Indonesia.

Baca: Putus Rantai COVID-19, PMI Nunukan Semprot Sejumlah Lokasi

Junaidi juga menambahkan bahwa untuk menindaklanjuti hal tersebut kami dari jajaran Disdik dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan akan menerbtikan surat edaran ditiadakannya ujian nasional (UN) yang akan dikirimkan kepada para Camat, kepala UPTD, para kepala sekolah jenjang pendidikan SD dan SMP, negeri maupun swasta.

“Sebagai pengganti UN, akan diadakan ujian sekolah, kemudian nanti para guru dan kepala sekolah di masing-masing sekolah akan mengambil dan mengevaluasi dari nilai rapor siswa. Untuk jenjeng SD, nilai rapor yang diambil dari kelas IV, V, dan VI, sedangkan dari SMP diambil dari kelas I, II, dan III,” katanya, Kamis (27/3/20).

Baca: Keputusan Rakor Pemprov Kaltara, Pemkab Nunukan Liburkan Sekolah 18-31 Maret

“Termasuk juga dalam penentuan rangking siswa/i diambil dari nilai rapor siswa/i. Hal ini akan sangat membantu pada saat pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan melihat hasil rangking dan tidaknya,” tambahnya.

Mengenai masa libur siswa/i yang rencananya selama 14 hari saja, nanti pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan seperti apa situasinya di lapangan. Baru kita tentukan lebih lanjut.

“UN ditiadakan bukan berarti siswa/i lebih santai justru harus terus belajar, karena kelulusan menjadi otoritas dari sekolah masing-masing,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau dan mengajak kepada anak-anak didik, baik jenjang SD dan SMP di Kabupaten Nunukan, untuk memanfaatkan sebaik-baiknya waktu selama libur di rumah dengan terus belajar, kerjakan tugas yang diberikan dari sekolah.

“Kepada orang tua wali murid, para guru dan komite sekolah untuk terus memonitor anak-anak kita agar selama libur dan dengan ditiadakannya UN, dapat belajar di rumah dengan baik bukan keluyuran. Semoga apa yang dicita-citakan anak-anak kita sebagai aset bangsa dan negara dapat tercapai. Mari kita sama-sama putuskan rantai Covid-19 ini. Tetap jaga kesehatan dan kebersihan diri bersama keluarga,” tutur Junaidi, saat dihubungi newsurban.id. (FBI)

2 thoughts on “UN Ditiadakan, Begini Tanggapan Kepala Disdik Nunukan

  1. Pingback: Pilkada Serentak 2020, Kesbangpol Nunukan Lakukan Ini | Newsurban

  2. Pingback: Pemkab Nunukan Perpanjang Masa Belajar dari Rumah | Newsurban

Leave a Reply