Walikota Hidayat Pimpin Rakor Tim Gugus COVID-19 Palu di Area Parkir

Rapat koordinasi Tim Gugus Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Kota Palu di area parkir Kantor Walikota Palu, Minggu 29 Maret 2020. (humas)

Menyusul gempa yang mengguncang Kota Palu, Sabtu malam (28/3/20), Tim Gugus Percepatan Penanganan Penyebaran Virus Corona (COVID-19) memilih rapat koordinasi di area parkir Kantor Walikota Palu, Minggu (29/3/20).

PALU, NEWSURBAN.ID – Tim Gugus Percepatan Penanganan Penyebaran COVID-19 Kota Palu menggelar rakor, Minggu 29 Maret 2020. Rakor yang dipimpin Walikota Palu Hidayat tak seperti biasa. Rakor kali ini dilaksanakan di ruang terbuka, area parkir Kantor Walikota Palu.

Rakor dihadiri unsur muspida Kota Palu antara lain Kepala BPBD Kota Palu, Dinas Kesehatan Kota Palu, Kepala Bappeda Kota Palu, Direktur RSUD Anutapura, Kapolsek Palu Timur, Dandim Palu, Kepala Satpol PP Kota Palu, dan PMI Kota Palu.

Baca:

Pada rakor itu, Hidayat menyampaikan sejumlah poin:
Pertama, rencana akan dibuat posko kesehatan untuk identitas pasien positif tidak dapat disembunyikan guna menghindari kontak dengan orang lain ( menciptakan isolasi sosial).

Kedua, di Kota Palu kelihatan sudah tertutup untuk usaha masyarakat sedangkan pemerintah tidak mampu memenuhi orang yang masuk ke wilayah Kota Palu.

Ketiga, menyiapkan tenaga kesehatan serta personil pengamanan yang akan disiapkan di posko kesehatan.

Keempat, menghimbau kepada pengelola usaha untuk menyiapkan ruang sterilisasi dan cuci tangan sebelum masuk ke tempat usaha serta mengatur ruangan agar menjaga jarak.

Kelima, monitoring pemilik usaha alat kesehatan dan bahan dasar disinfektan agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar dan apabila terbukti agar mencabut izin usaha.

Keenam, mendeteksi orang-orang yang sempat kontak dengan para pasien yang positif covid-19 untuk memutus rantai penyebaran dan masyarakat yang pernah kontak agar segera melaporkan diri untuk di tes.

Sementara Kadis Kesehatan dr Husema, menjelaskan, karena virus COVID-19 merupakan wabah, maka identitas yang positif dapat dipublikasikan guna mencegah penyebaran.

Pihak RSUD Anutapura dr. Hary menyampaikan, Pemprov Sulteng mengambil alih asrama haji dan Bapelkes untuk persiapan relokasi dan menyiapkan tenaga kesehatan yang terlibat dengan Ketua Tim dr Udin.

Dalam rakor itu, disebutkan kota hanya akan menyiapkan sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan di posko yang direncanakan sebanyak 6 Posko.

Selain itu. RSUD Anutapura meminta bantuan pengamanan dr Polri untuk menjaga ketertiban di RSUD terutama dalam menjaga ruang isolasi.

Sementara pihak KKP Bandara, menyatakan, sudah mengoperasikan bilik sterilisasi di Bandara dan 2 pelabuhan di Kota Palu.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Hidayat mengatakan akan membuat posko kesehatan di Bandara dan akan memeriksa semua penumpang yang masuk ke Kota Palu. Sehingga apabila ada indikasi, langsung dibawa ke RS untuk perawatan.

“Harus menyiapkan rapid test sebanyak-banyaknya dan segera memesan alat tersebut,” ujar Hidayat.

Sementara Dandim, menyarankan
tidak setuju apabila warung atau tempat usaha yang tetap buka, harus disiasati dengan tidak diperkenankan makan di tempat, namun harus dibawa pulang.

Sementara Perwakilan Polres, mengatakan, Polri siap mendukung kebijakan Pemerintah Daerah dalam pembentukan Posko di setiap pintu masuk wilayah Palu. Dan, akan melaporkan kepada pimpinan tentang kesediaan personil yang akan ditugaskan di Posko kesehatan tersebut.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindaklanjut dari Pemkot Kota Palu dalam rangka penanggulangan penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Palu dengan pertimbangan sudah adanya pasien yang dinyatakan positif terpapar COVID-19 di Kota Palu. (humas/yusuf/*)

One thought on “Walikota Hidayat Pimpin Rakor Tim Gugus COVID-19 Palu di Area Parkir

  1. Pingback: Walikota Palu dan IDI Sepakat Umumkan Identitas Warga Positif Corona | Newsurban

Leave a Reply