Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan Rilis 64 ODP Baru, PDP Masih Dua

Jubir Covid-19 Kabupaten Nunukan Aris Suyono memberikan kepada awak media di Posko Induk Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Selasa (31/3/20). (felis)

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan merilis hingga Selasa 31 Maret pukul 16.00 Wita orang dalam pemantauan sebanyak 64 dan pasien dalam pengawasan tetap dua orang.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kabupaten Nunukan telah melaksanakan kegiatan respons deteksi dini Covid-19 di beberapa pintu keluar dan masuk Kabupaten Nunukan (31/3/20).

Jubir Covid-19 Kabupaten Nunukan Aris Suyono dalam keterangan pers di Posko Induk Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan mengatakan, total titik pemantauan di Kabupaten Nunukan ada 16 pos, untuk wilayah Nunukan ada 4 pos. Di antaranya Pelabuhan Lamhijung, Pelabuhan Tunontaka, Bandara, dan Pelabuhan Tradisional Sei Bolong.

“Untuk Kecamatan Sebatik, hari ini kita laksanakan kegiatan screaning di dua pos yaitu di pangkalan Aji Kuning dan di Pelabuhan Sungai Pancang. Kemudian untuk wilayah Lumbis kita laksanakan kegiatan di tiga pos, yaitu desa Libang (perbatasan antara Kabupaten Nunukan dengan Malinau), Lumbis Hulu, dan Lumbis Pansiangan (perbatasan dengan Malaysia),” lanjutnya.

Baca: 1.528 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Terbitkan PP Pembatasan Sosial Berskala Besar

“Kemudian Kecamatan Krayan kita melakukan screaning di dua tempat yaitu di pintu masuk Long Idang (perbatasan dengan Malaysia), dan di Bandara Long Bawan. Di Kecamatan Sembakung kita melaksanakan kegiatan pengawasan di dua tempat yaitu di Pelabuhan Sembakung dan di Pos Darat Atap. Kecamatan Semenggaris kita melakukan kegiatan screaning di Pelabuhan Sepitang dan Pelabuhan Pangkalan Dua. Jadi total respon deteksi dini Covid-19 yang kita lakukan hari ini yaitu di 15 titik,” beber Aris.

Aris menambahkan, Selasa (31/3/20) sampai dengan pukul 16.00 wita tim menetapkan data baru sebanyak 9 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Nunukan. Di antaranya 3 orang di Kecamatan Nunukan, 4 orang Kecamatan Nunukan Selatan, dan 2 orang di Sebatik Tengah.

“Sehingga total ODP sekarang yang ada di Kabupaten Nunukan sebanyak 64 orang,” ungkap Aris.

Dia mengatakan, wilayah Kecamatan Nunukan yang paling banyak yaitu 29 orang, Kecamatan Nunukan Selatan 6 orang, Kecamatan Sebuku 1 orang, Kecamatan Lumbis 4 orang, Kecamatan Krayan 3 orang, Kecamatan Krayan Timur 1 orang, Tulin Onsoi 1 orang, Kecamatan Semanggaris  3 orang, Kecamatan Sebatik Timur 1 orang, Kecamatan Sebatik Tengah 5 orang, Kecamatan Sebatik Barat 4 orang, dan Kecamatan Sebatik Utara 6 orang.

“Kalau kita perhitungkan dari tanggal 27 Januari 2020 total ODP yang sudah kita selesaikan ada 109 orang. Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini Alhamdulillah tidak ada dan sampai hari ini kita masih merawat 2 orang PDP,” katanya.

Dia menekankan warga Kabupaten Nunukan yang masuk dalam status ODP ataupun orang yang sudah melakukan perjalananan dari daerah transisi lokal, untuk dapat melakukan karantina mandiri selama 14 hari selama masa pemantauan.

“Untuk itu kami tegaskan bahwa agar mengurangi jarak kontak (physical distance) dengan anggota keluarga lainnya, menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat, perbanyak konsumsi gizi seimbang terutama buah dan sayuran, dan penuhi semua edukasi yang telah disampaikan oleh tim medis kita, gunakan masker ketika batuk dan perhatikan etika saat batuk, serta segera menghubungi pe tugas tim medis saat mengalami kondisi yang buruk,” tutur Aris.

Dia kembali menegaskan agar warga Kabupaten Nunukan yang masuk dalam status ODP ataupun orang yang sudah melakukan perjalananan dari daerah transisi lokal agar sungguh-sungguh mentaati aturan yang sudah disebutkan di atas. “Jangan sampai lalai dengan hal ini,” ujarnya. (FBI)

One thought on “Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nunukan Rilis 64 ODP Baru, PDP Masih Dua

  1. Pingback: PPP Nunukan Lakukan Gerakan Sukarela Pencegahan Covid-19 | Newsurban

Leave a Reply