Tetap Buka, Pelaku Industri Wisata Harus Siapkan Standar Pencegahan COVID-19

Kadis Pariwisata Kota Palu Nawab Kursaid. (yusuf)

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Nawab Kursaid menekankan, Hotel, penginapan, restoran bisa tetap buka, tapi perlu memerhatikan sejumlah hal di antaranya meningkatkan pelayanan dan menyediakan fasilitas sesuai standar pencegahan pandemi virus coron disease 2019 (COVID-19).

PALU, NEWSURBAN.ID – Penerapan jaga jarak atau social distancing guna mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) berdampak pada segala sektor khususnya pada sektor pelayanan jasa seperti hotel, penginapan, restoran, rumah makan cafe.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu Nawab Kursaid menekankan, pelaku tersebut tidak bisa tutup dan harus tetap beroperasi. Hotel, penginapan,  restoran bisa tetap buka, tapi perlu memerhatikan sejumlah hal di antaranya meningkatkan pelayanan dan menyediakan fasilitas sesuai standar pencegahan pandemi virus coron (COVID-19).

Nawab mengatakan, dalam keadaan seperti ini semua harus meninggalkan ego sektoral dan bersama-sama, serta bahu-membahu untuk memastikan virus ini tidak semakin merebak.

Baca: 

‘’Khususnya hotel restoran, kafe, dan katering, tidak bisa tutup atau berhenti operasi. Tidak mungkin, karena hidup mereka bergantung pada kunjungan pelanggan. Jadi meskipun sangat terimbas, perlu strategi untuk tetap menarik pelanggan,’’ katanya.

Agar tetap buka dan melayani pelanggan yang ingin tetap datang ke hotel tempat makan, maka pemilik usaha harus menyediakan fasilitas ekstra. Yakni wastafel cuci tangan, mengikuti SOP dari pemerintah terhadap pencegahan virus corona. Diantaranya menyediakan hand sanitizer bagi tamu di pintu masuk dan yang paling penting menjaga kebersihan serta kesehatan staf ataupun karyawannya.

Salah satu upaya jitu terbaik kata Nawab Kursaid adalah saat tempat usaha rumah makan atau cafe atau gerobak dorong usaha makan minum bisa tetap berjualan dengan ketentuan pelanggan yang datang tidak makan ditempat dan memesan lalu dibungkus dan dibawah pulang ke rumah. Atau bisa juga menggunakan jasa pengantaran hal ini sebagai upaya penerapan jarak sosial cegah penyebaran covid-19.

Semua imbauan bisa dipatuhi kalaupun ada yang bandel tinggal diingatkan selalu. Hanya saja sanksi tegas akan diberikan jika SOP dari pemerintah terhadap pencegahan covid 19 tidak dipatuhi maka konsekuensinya ditutup sementara sambil menunggu pemberitahuan selanjutnya.

Seraya menambahkan bahwa sosialisasi dilapangan semakin intens  dilakukan dan setiap bidang yang tergabung dalam tim turun ke lapangan memantau imbauan dari dinas pariwisata pada sejumlah  sektor pelayanan jasa dan usaha di kota palu. (yusuf)

Leave a Reply