Pemkot Palu Rinci Kebutuhan Penanganan Covid-19, Anggaran Awal Rp5,9 M

Walikota Palu Hidayat  memimpin rapat pencegahan dan penanganan Covid-19, Selasa (7/4/20) ruang rapat Bantaya Kantor Walikota Palu. (yusuf)

Pemerintah Kota Palu telah mengambil kebijakan di awal merebaknya virus Corona dengan melakukan realokasi anggaran sekitar Rp5,9 miliar. Pemkot kini merinci kebutuhan setiap posko pencegahan penyebaran Covid-19.

PALU, NEWSURBAN.ID – Walikota Palu Hidayat  memimpin rapat pencegahan dan penanganan Covid-19, Selasa (7/4/20) ruang rapat Bantaya Kantor Walikota Palu. Rapat membahas rincian kebutuhan biaya posko pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19.

Hidayat yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palu didampingi Kepala Bappeda Kota Palu Arfan, Kepala BPKAD Kota Palu, Irmawati Alkaf, Kepala Inspektur Inspektorat Pemkot Palu Didi Bakran.

Selain membahas rincian anggaran, rapat juga membahas sejumlah agenda terkait tugas pokok, fungsi, serta rencana aksi pos lapangan pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19.

Baca: Positif Covid-19 Sulawesi Selatan Bertambah 14 Menjadi 127, Jumlah Pasien Sembuh 21

Hidayat menyampaikan, ada enam pos lapangan yang akan dibuat di setiap pintu masuk Kota Palu. Yakni, satu pos di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, dua pos di Pelabuhan Pantoloan dan Taipa, dan tiga pos jalur darat di Kelurahan Pantoloan, Tawaeli, serta Watusampu.

Walikota menjelaskan di setiap pos dilakukan pemeriksaan kesehatan. Baik pemeriksaan termo gun, kesehatan fisik, pencatatan identitas lengkap, hingga pemeriksaan dengan rapid test. “Di setiap pos harus disiapkan ada tenda khusus yang disiapkan lengkap dengan tim medis dan petugas jaga lainnya,” ujar Hidayat.

Hidayat juga mengatakan penggunaan anggaran biaya posko pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 harus menggunakan pendekatan rasional, realistis, dan proporsional. (yusuf)

Leave a Reply