Ditolak Warga, KM Lambelu Batal Sandar di Pelabuhan Baubau Langsung ke Makassar Untuk Dikarantina

Ilustrasi

 Ditolak warga Baubau, KM Lambelu dari Maumere membatalkan sandar di Pelabuhan Baubau. Kapal Pelni itu langsung ke Pelabuhan Makassar untuk disterilkan dan dikarantina.

BAUBAU, NEWSURBAN.ID – KM Lambelu yang dipersoalkan warga Baubau karena indikasi membawa Virus Corona, akhirnya melakukan omisi di Pelabuhan Baubau.

Pembatalan Lambelu sandar di Pelabuhan Baubau disampaikan GM Pelni Baubau dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Murhum Baubau dalam rapat terbatas Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Baubau Rabu malam ini (7/4) yang dipimpin Sekda Kota Baubau Roni Muhtar.

“Telah dikoordinasikan pihak Pelni dan UPP Murhum Baubau bahwa  KM Lambelu yang berlayar dengan rute Maumere-Larantuka-Baubau-Makassar diomisi menjadi Maumere-Makassar. Diomisi artinya tidak menyinggahi pelabuhan Baubau,” kata Sekda Kota Baubau, Roni Muhtar, didampingi Pradigdo, Kepala UPP Baubau) dan Capt Akhmad Sadikin GM PT Pelni Baubau.

Baca: Dua Kasus Baru Positif Covid-19 Kaltara Jamaah Peserta Ijtima Gowa

Omisi tersebut, kata Sekda dilakukan pihak PT. Pelni menyikapi kondisi terakhir berkait Lambelu yang belakangan banyak dibicarakan publik di daerah ini terkait informasi Covid-19.

“KM Lambelu akan disterilkan dan dikarantina di Pelabuhan Makassar. Temponya menyesuaikan di sana. Semua ABK-nya akan diperiksa di sana,” tegas Capt Akhmad Sadikin.

Roni Muhtar kembali menjelaskan, berkait penumpang KM Lambelu asal Kota Baubau yang turun hari Senin, 6 April 2020 lalu, akan diperketat pemantauannya lagi.

“Karena tim gugus tugas telah memiliki data penumpang kapal tersebut, maka kami akan melakukan pemantauan lebih ketat lagi pada status  mereka,” ujar Roni Muhtar yang juga dosen senior Universitas Halu Oleo Kendari ini.

Tak hanya itu, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini tak hanya bagi penumpang KM Lambelu saja tetapi segenap warga di kota ini melalui kerja para surveillance dan dokter di masing-masing wilayah.

“Intinya, upaya-upaya promotif-preventif akan terus dilakukan ke masyarakat hingga di tingkat RT/RW, agar penyebaran Covid ini dapat dicegah,” tutup Roni Muhtar. (*)

Leave a Reply