Gubernur Nurdin Abdullah Kaji PSBB di Kota Makassar

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah. (diskominfo)

Virus Corona (COVID-19) menyebar cepat di luar prediksi. Karena itu, Gubernur Nurdin kini tengah mengkaji kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar untuk diajukan kepada pemerintah pusat.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Sulawesi Setelan telah menjangkiti 11 daerah. Empat daerah terparah (Makassar, Gowa, Maros, Sidrap) masuk zona merah.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebut penyebaran virus tersebut sudah di luar prediksi. “Kita lihat perkembangan pandemi virus Corona saat ini yang belum mampu kita tekan, bahkan sudah di luar dari prediksi kita,” kata Nurdin di Makassar, Kamis (9/4/2020).

Baca: Presiden Ingatkan Pemda Tidak Terburu-buru Ajukan PSBB

Nurdin tak menyangka virus Corona saat ini sudah menyebar ke mana-mana. Awalnya dia menduga kasus positif Corona hanya ada di empat kecamatan. “Tadinya hanya 4 kecamatan (yang diprediksi), sekarang sudah menyebar ke mana-mana,” ujarnya.

Nurdin juga berbicara mengenai masih ramainya Kota Makassar di tengah pandemi virus Corona. Padahal Kota Makassar menjadi wilayah di Sulsel yang paling banyak ditemukan positif virus Corona. “Itu karena, kalau saya melihatnya, ada pemahaman masyarakat kita yang sudah 2 minggu isolasi di rumah, dia menganggap ini sudah selesai, makanya itu mulai ramai lagi,” kata Nurdin.

Baca: 11 Daerah di Sulsel Terpapar Covid-19, 4 Masuk Zona Merah

Nurdin mengatakan penting untuk dilakukan sosialisasi kembali kepada warga agar tetap di rumah dan menjaga jarak antar-sesama.

“Strategi kita adalah, pertama kita ingin melakukan sosialisasi secara masif, kita kan punya jaringan ke bawah, dari pemkot, pemkab, sampai jaringan RT/RW. Terus dari kepolisian punya jaringan sampai ke tingkat Binmas, dari TNI itu ada Babinsa, ada Danramil, dan ini semua akan kita sinergi,” ujarnya.

Baca: 33 Provinsi Sudah Terpapar, Kasus Positif 3.293, Meninggal Bertambah 40 Orang

Nurdin juga menekankan kepada warganya untuk selalu menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah. Nurdin menyebut beberapa kasus positif virus Corona yang sembuh karena kondisi tubuh yang baik.

“Penggunaan masker itu harus, wajib bagi seluruh masyarakat, harus menggunakan masker. Yang kedua hidup bersih, tadi beberapa testimoni kita dengarkan, bahwa sebenarnya COVID-19 ini banyak yang sembuh tanpa diobati hanya menjaga kondisi tubuh, makan makanan yang bergizi, dan jangan stres, jangan panik,” jelasnya.

Baca: Ditolak Warga, KM Lambelu Batal Sandar di Pelabuhan Baubau Langsung ke Makassar Untuk Dikarantina

Nurdin kini tengah mengkaji terkait kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar. Jika memenuhi syarat, Pemprov Sulsel akan mengajukan usulan PSBB kepada pemerintah pusat.

“Belum (ditetapkan PSBB di Makassar), kita masih identifikasi masalah kalau memenuhi syarat untuk PSBB baru kita usulkan,” ujar Nurdin.

Baca: Hasil Swab Positif: 8 Orang Pengantar Bupati Morowali Utara ke Makassar

Meski PSBB belum ditetapkan di Makassar, Nurdin menyebut pihaknya telah melakukan beberapa langkah di Kota Makassar untuk mencegah virus Corona. Di antaranya memberlakukan sistem belajar di rumah bagi peserta didik mulai dari TK, SD, SMP, SMA (atau yang sederajat) hingga mahasiswa di perguruan tinggi. Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Makassar juga tengah dibatasi jam operasinya.

“Sebenarnya sebelum PP PSBB di buat beberapa langka sdh kita lakukan,” tuturnya.

Baca: Rp500 Miliar Anggaran COVID-19 Sulsel, Andi Ansyari Mangkona: Gotong Royong Kunci Utama Hadapi Virus Corona

Dalam jumpa pers Kamis (9/4) kemarin, juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan kasus positif virus Corona Indonesia bertambah menjadi 3.293 kasus. Kasus COVID-19 ini tersebar di 33 provinsi.

Provinsi DKI Jakarta memuat kasus paling banyak, yakni 1.706 kasus positif COVID-19, diikuti Jawa Barat dengan 376 kasus dan Jawa Timur dengan 223 kasus. Sedangkan kasus positif di Sulawesi Selatan berjumlah 138. (*)

One thought on “Gubernur Nurdin Abdullah Kaji PSBB di Kota Makassar

  1. Pingback: Panen Inbrida, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Beberkan Kondisi Lakkang ke Gubernur Sulsel | Newsurban

Leave a Reply