Panen Inbrida, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Beberkan Kondisi Lakkang ke Gubernur Sulsel

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo bercerita tentang kondisi Lakkang kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di sela-sela panen Inbrida di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu 11 April 2020. (ist)

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo berbagi cerita tentang kondisi Lakkang kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di sela-sela panen Inbrida, Sabtu (11/4/20).

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Di sela panen Inbrida, Ketua DPRD kota Makassar, Rudianto Lallo (RL) berbagi cerita dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. RL bercerita mulai kodisi geografis hingga masyarakat di Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Menurut RL, Lakkang yang merupakan pulau yang berada di tengah-tengah Kota Makassar memiliki hal unik yang tidak dimiliki daerah lain. Memiliki luas wilayah sekitar 220 hektar yang terbagi dari 60 hektar persawahan dan sekitar 120 hektar tambak yang dimiliki kelurahan lakkang.

Lakkang sambung RL, merupakan satu-satunya daerah yang dikelilingi oleh sungai. Meski begitu lakkang berada ditengah-tengah kota Makassar. Untuk mengakses ke lakkang, para pengunjung harus naik perahu karena disana belum ada akses jembatan.

Baca: Gubernur Nurdin Abdullah Kaji PSBB di Kota Makassar

“Dari total perkampungan di Lakkang kurang lebih 220 hektar kalau tidak salah. Dan mayoritas warga di sini bertani tambang” jelas Rudi di sela-sela panen Inbrida di Jelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu 11 April 2020.

RL juga mengatakan, mayoritas warga Lakkang berprofesi sebagai petani persawahan dan petani tambak. Hasil tambak itulah yang menjadi tumpuan hidup warga Lakkang. Namun ada beberapa warga juga yang menjadi karyawan di sejumlah perusahaan di Kima.

“Selain itu ikan bandeng Prof, ini juga menjadi tumpuan hidup warga Lakkang, disamping memang tenaga produktif warga Lakkang banyak bekerja di kawasan Kima Prof,” lanjut RL.

Baca: 4 Zona Merah di Sulsel Terjadi Lonjakan Positif COVID-19

Namun yang menjadi keluhan warga Lakkang saat ini, kata RL, belum adanya jembatan untuk akses yang memudahkan para warga Lakkang keluar masuk melakukan aktivitas ke Kota Makassar.

Jembatan tersebut sambung RL sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Olehnya itu RL meminta bantuan Pemprov untuk membangun jembatan sebagai akses keluar masuk warga Lakkang.

“Yang dikeluhkan warga Lakkang saat ini karena setiap mau keluar setengah mati transportasinya prof. Ini mungkin menjadi masalah,” harapnya. (*)

Leave a Reply