Melalui Dinsos, Pemkot Palu Segera Serahkan Insentif Padat Karya Februari-Maret

Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romy Sandi (tengah). (humas)

“Pembayaran yang biasanya secara cash di masing-masing kecamatan, namun karena situasi Covid-19 ini tidak bisa dilakukan. Padahal insentif untuk bulan Februari sudah kita siapkan di bulan Maret lalu.”
Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romy Sandi

PALU, NEWSURBAN.ID – Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romy Sandi mengatakan, Pemerintah Kota Palu akan menyerahkan insentif Padat Karya untuk bulan Februari dan Maret 2020 melalui rekening BNI mulai Kamis, 16 April 2020 mendatang.

Menurutnya, pembayaran insentif Padat Karya ini mengalami perubahan mekanisme akibat Pandemi virus Covid-19 atau virus Corona yang sedang mewabah.

“Pembayaran yang biasanya secara cash di masing-masing kecamatan, namun karena situasi Covid-19 ini tidak bisa dilakukan. Padahal insentif untuk bulan Februari sudah kita siapkan di bulan Maret lalu,” kata Romy Sandi saat ditemui di ruang kerja Walikota pada Selasa, 14 April 2020 kemarin.

Baca: Di Zona Rawan Likuifaksi, Pemkot Palu Matangkan Rehabilitasi Gedung AMC

Kadis Sosial menyatakan dana insentif Padat Karya tersebut sudah ada di BNI, sehingga insentif untuk bulan Februari dan Maret 2020 akan ditransfer ke rekening masing-masing yang bersangkutan.

“Kita sudah melakukan pembahasan dengan pihak BNI, dalam proses penyalurannya akan dibuatkan jadwal karena jumlah peserta Padat Karya ini sebanyak 3.700 orang yang ada di 8 kecamatan,” lanjutnya.

Ia menjelaskan dari 8 kecamatan ini akan dibagi beberapa unit bank BNI, misalnya BNI unit Pantoloan untuk kecamatan Tawaeli dan Palu Utara.

Baca: Walikota Hidayat Minta Warga di Zona Merah Segera Tentukan Sikap

Proses pembayaran insentif Padat Karya ini, katanya akan dilaksanakan selama kurang lebih 7 hari dimulai dari Kamis, 16 April 2020.

“InsyaAllah kamis dimulai. Kami sementara rubah polanya. Kemudian ada 600 buku rekening itu kami print kembali. Karena untuk dua bulan, sehingga yang diterima masyarakat sebanyak Rp. 500 ribu tanpa ada potongan,” ungkapnya.

Sementara Walikota Palu Hidayat meminta agar insentif Padat Karya diberikan sebelum memasuki bulan Puasa. Supaya masyarakat bisa memanfaatkannya.

“Saya minta diserahkan sebelum bulan Puasa. Kalau bisa dipercepat bagaimanapun caranya,” tegasnya.

Baca: Walikota Hidayat Minta Warga tidak Ganggu Lahan Eks HGB di Tondo dan Talise

Wali kota menjelaskan bahwa Padat Karya ini sebelum periode ia memimpin insentifnya sebesar Rp500 ribu per bulan untuk 5 hari kerja. Namun sekarang, tinggal 2 hari kerja dan insentifnya sebesar Rp250 ribu per bulan.

“Kebijakan kita lagi di tahun 2020 ini, insentif Rp250 ribu yang mereka terima tidak ada lagi potongan untuk BPJS ketenagakerjaan seperti kemarin. Itu sudah ditanggung Pemerintah,” katanya.

Walikota menyatakan dari insentif Padat Karya yang semula Rp500 ribu menjadi Rp250 ribu tersebut dialokasikan untuk penambahan jam pelajaran pendidikan agama, Puskesmas gratis, serta BPJS Kesehatan gratis.

“Kebijakan ini untuk semua masyarakat kota Palu. Baik yang miskin, kaya, mau sakit atau sehat, semua tertanggulangi dari potongan dana Padat Karya ini,” tandasnya. (humas/yusuf)

One thought on “Melalui Dinsos, Pemkot Palu Segera Serahkan Insentif Padat Karya Februari-Maret

  1. Pingback: Bayi Dibuang Ibunya di Terminal Mamboro Ditangani Dinsos Palu | Newsurban

Leave a Reply