Covid-19 Sulsel: Positif Bertambah 9 Jadi 240, 8 Kasus Baru di Makassar

Penyebaran Virus Corona di empat zona Sulawesi Selatan terus bertambah. Kota Makassar penyumbang terbesar. Sementara warga tampaknya kurang disiplin menjalankan imbauan pemerintah.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID – Data Covid-19 Sulsel, melansir jumlah kasus positif per tanggal 15 April naik 9 menjadi 240. Delapan dari sembilan kasus baru berada di Makassar.

Dilansir data covid19sulselprov, jumlah pasien yang terinfeksi virus corona terdiri atas 176 (73.3%) masih dirawat, sembuh 42 (17.5%), dan yang telah meninggal dunia sebanyak 22 orang (9.2%).

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sulsel sebanyak 427. Diantaranya 209 (48.9%) masih menjalani perawatan, 196 dinyatakan sudah sehat, 22 kasus meninggal (5.9%).

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.752. Sebanyak 573 (20.8%) masih proses pemantauan, selesai pemantauan 2179 (79.2%).

Baca: Sebaran Virus Corona di Sulsel Meluas, 4 Zona Merah Naik Drastis

Kasus Covid-19 Sulsel tersebut tersebar di 24 kabupaten dan kota. Kasus positif terdapat di 15 daerah.

Di kota Makassar tercatat 817 kasus terdiri dari 171 kasus positif, 180 PDP, dan 466 ODP. Setelah Makassar, Kabupaten Gowa memiliki kasus tertinggi. Dari 282 kasus, sebanyak 22 terkonfirmasi positif, 92 berstatus PDP, dan ODP 168.

Kabupaten Maros yang juga menjadi penyangga Kota Makassar memiliki kasus 154. Sebanyak 19 kasus terkonfirmasi positif, 11 berstatus PDP, dan ODP 124. Sementara tetangga Maros, yakni Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan catatan kasus 69, terdapat 2 positif, status PDP 4, dan ODP 63.

Tetangga Maros, Kabupaten Barru belum ditemukan kasus positif. Namun di Barru terdapat dua PDP dan 56 ODP. Sedangkan tetangga Barru, Kota Parepare terkonfirmasi 1 kasus positif, 4 PDP, dan 53 ODP. Dan daerah yang berbatasan dengan Parepare, Pinrang terdapat 3 kasus positif, 7 PDP, dan 20 ODP.

Baca: Kasus Covid-19 di 4 Zona Merah Sulsel Terus Bertambah

Masih tetangga Parepare, Kabupaten Sidenreng Rappang yang masuk zona merah tercatat 14 kasus positif, 29 PDP, dan 71 ODP. Di Soppeng juga terdapat 1 kasus positif, 5 PDP, dan 41 ODP. Dan Kabupaten Enrekang terdapat dua kasus positif, 5 PDP, dan 159 ODP.

Di Luwu Raya, ada dua kabupaten ditemukan kasus positif. Kabupaten Luwu sebanyak 1 kasus positif, 2 PDP, dan 34 ODP. Kabupaten Luwu Timur yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tengga ditemukan 1 kasus positif, 13 PDP, dan 257 ODP.

Di Kabupaten Takalar yang berbatasan dengan Zona Merah nomor dua Gowa, telah ditemukan 2 kasus positif, 5 PDP, dan 27 ODP. Sementara di Bulukumba juga tercatat 1 kasus positif, 21 PDP, dan 155 ODP. Sementara di Bantaeng belum ditemukan pasien positif, namun ada 2 status PDP dan 108 ODP. Begitu juga Jeneponto yang berbatasan dengan Takalar belum ditemukan kasus positif tetapi ada kasus PDP 9 orang dan ODP 19.

Baca: Gubernur Nurdin Abdullah Kaji PSBB di Kota Makassar

Di Kabupaten Bone ada 6 PDP dan 281 ODP. Sinjai yang berbatasan langsung dengan Bulukumba juga belum ditemukan kasus positif. Namun terdapat 11 PDP, 152 ODP.

Di Kota Palopo tetangga Luwu, juga belum ditemukan kasus positif. Tetapi terdapat 2 PDP, dan 110 ODP. Tana Toraja juga tidak ditemukan kasus positif. Namun ada 2 PDP, dan 99 ODP. Di Toraja Utara hanya ada ODP 77.

Sementara di Kabupaten Selayar terdapat dua status PDP, 57 ODP. Di Wajo belum ada kasus positif namun terdapat 4 PDP dan 53 PDP.

COVID-19 di Sulawesi Selatan
ORANG DALAM PEMANTAUAN (ODP): 2752
– 573 (20.8%) Proses Pemantauan
– 2179 (79.2%) Selesai Pemantauan

PASIEN DALAM PENGAWASAN (PDP): 427
– 209 (48.9%)Dirawat
– 196 (45.9%) Sehat
– 22 (5.2%) Meninggal

POSITIF COVID-19: 240
– 176 (73.3%) Dirawat
– 42 (17.5%) Sembuh
– 22 (9.2%) Meninggal

Data: Diolah dari covid19sulselprov

(*)

Leave a Reply